Kompas.com - 25/05/2013, 16:47 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Taufiqurrahman menyebut hak interpelasi pada Gubernur DKI Jakarta terkait permasalahan KJS adalah salah satu hak anggota DPRD. Melalui hak interpelasi tersebut, para wakil rakyat mendukung kebijakan lewat kritik.

"Tidak ada alasan untuk interpelasi tak berjalan. Hari senin besok rapim bergulir, jadi atau tidak interpelasi itu tergantung dari rapim, berakhir di rapat paripurna DPRD," ujar anggota Komisi A DPRD DKI dari Fraksi Partai Demokrat itu saat dihubungi pada Sabtu (25/5/2013) siang.

Taufiqurrahman juga meluruskan bahwa hak interpelasi adalah hak bertanya kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Hal itu, kata dia, tidak sama dengan pelengseran atau pemakzulan.

"Kita interpelasi ya, jangan dipelesetkan sebagai pencopotan Jokowi. Partai kami mendukung apa yang jadi program pemerintah, tidak mungkin kita mencopot gubernur," ujarnya.

Hal ini berbeda dengan apa yang diucapkan anggota Komisi E DPRD DKI, Ashraf Ali, saat rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (23/5/2013). Saat itu, politisi Golkar tersebut menyebut hak interpelasi akan berujung pada pelengseran Jokowi sebagai Gubernur DKI.

"Kita sudah menggulirkan hak interpelasi. Lebih dari 30 anggota DPRD yang tanda tangan. Kalau ini terus bergulir, ini bisa menjadi peristiwa politik pertama di DKI, gubernur diturunkan," kata Ashraf saat itu.

Dalam rapat dengar pendapat dengan rumah sakit itu, Ashraf mengklaim telah ada 30 anggota DPRD DKI Jakarta yang menandatangani rencana penggunaan hak interpelasi untuk meminta penjelasan kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terkait masalah KJS.

Baca juga: Tanggapan Jokowi Hendak Dilengserkan DPRD DKI  dan Basuki: Hak Nanya Saja "Belagu Banget"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.