Kompas.com - 25/05/2013, 18:32 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

MAKASSAR, KOMPAS.com - Akibat tawuran antara warga Kecamatan Bontoala melawan Kecamatan Tallo di inspeksi kanal Jalan Kandea 3, Makassar, yang menggunakan molotov, empat rumah terbakar. Mobil pemadam kebakaran pun sulit menembus lokasi akibat tawuran tersebut.

Lima unit armada pemadam kebakaran terhenti di samping masjid Almarkaz Al Islami. Petugas tidak berani masuk ke lokasi kebakaran, lantaran warga masih terus tawuran menggunakan berbagai senjata tajam, senapan angin, bahkan bom molotov.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Imran Samad yang dikonfirmasi mengatakan, anggotanya tidak berani masuk ke lokasi kebakaran. Sebab, petugas keamanan dari TNI-Polri belum bisa mengamankan situasi.

"Petugas takut masuk ke lokasi, sebab situasinya berbahaya. Jangan sampai petugas pemadam kebakaran jadi sasaran. Jadi saya tunggu instruksi dari aparat keamanan. Jika situasi memungkinkan, barulah bisa masuk. Kami tetap standby kan lima armada tak jauh dari lokasi tawuran," kata Imran Samad, Sabtu (25/5/2013).

Meski petugas pemadam kebakaran tidak berhasil menembus lokasi, namun api mampu dipadamkan oleh warga dengan menggunakan peralatan seadanya. Meski api sudah padam, lemparan bom molotov dari dua kubu masih terus terjadi.

Selain empat rumah warga terbakar akibat lemparan bom molotov, barang-barang warga di Kelurahan Bontoala di lempar ke Kanal oleh kelompok warga Kecamatan Tallo.

Situasi di lokasi sempat mencekam. Pasalnya, warga berbekal berbagai senjata tajam seperti parang, samurai, badik, bambu runcing, panah. Selain itu, warga juga dibekali senapan angin dan bom molotov.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puluhan warga dari kedua kubu terluka, begitu pun beberapa anggota kepolisian yang mengamankan situasi ikut terkena panah dan peluru senapan angin. Situasi mulai meredam, setelah anggota Garnisun datang dan melepaskan beberapa kali tembakan ke udara dengan menggunakan senjata laras panjang.

Saat ini, situasi berangsur normal dan ratusan personel keamanan dari TNI-Polri disiagakan di sekitar lokasi tawuran di Jl Kandea 3, Makassar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.