Pergi Mengaji, Bocah 8 Tahun Hilang Misterius

Kompas.com - 29/05/2013, 15:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

BONE, KOMPAS.com — Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, histeris di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) setempat saat melaporkan anaknya yang hilang misterius sejak Rabu (29/5/2013) sore.

Nurhaeni (31), yang datang bersama suaminya, Nurdin (35), pada pukul 03.00 Wita dini hari di Mapolsek Taneteriattang menceritakan bahwa putrinya, Triwulandari (8), terakhir kali meninggalkan kediamannya di Jalan Sungai Musi, Kelurahan Ta', Kecamatan Taneteriattang, pada pukul 15.00 Wita, Selasa (28/5/2013), untuk pergi belajar mengaji.

Kedua orangtua Triwulandari mulai mencari sejak pukul 18.00 Wita karena gadis cilik ini tak memiliki kebiasaan pulang setelah pukul 17.00. Dibantu sejumlah warga, orangtua Triwulandari melakukan pencarian dari rumah ke rumah. Namun, hingga dini hari Triwulandari belum juga ditemukan.

"Dia kalau sudah jam delapan sudah tidur nanti subuh baru bangun, makanya kami curiga mengapa jam enam belum pulang karena biasanya jam lima sudah ada di rumah," kata Nurdin.

Nurhaeni pun harus ditenangkan saat menceritakan ciri-ciri putrinya karena tak kuasa menahan histeris. Triwulandari memiliki ciri kulit hitam manis, rambut sebahu, dan mengenakan jilbab berwarna biru.

Sementara polisi yang dikonfirmasi terkait dengan laporan ini mengaku akan membantu melakukan pencarian. "Kami sudah sebarkan ke seluruh jajaran polsek, termasuk ciri-ciri korban," kata Ipda Anas, Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Kanit SPKT) Polsek Taneteriattang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X