Kompas.com - 29/05/2013, 15:52 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menyelesaikan konflik mengenai tarif INA CBG's, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyamakan dan menyesuaikan tarif clinical pathway rumah sakit umum daerah. Dengan begitu, clinical pathway akan mengetahui tarif yang pantas untuk INA CBG's.

"Itu kan berdasarkan rata-rata tarif di rumah sakit pemerintah. Nah, diambil rata-ratanya di situ. Itu yang salah. Harusnya diambi tarif itu berdasarkan clinical pathway, jadi tahu prosedur kerja kayak apa," kata Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota, Rabu (29/5/2013).

Basuki mengungkapkan, untuk menyelesaikan masalah tersebut, tarif INA CBG's tidak akan berkiblat pada tarif pengobatan rata-rata RSUD. Apalagi rumah sakit yang mengeluhkan tarif INA CBG's merupakan rumah sakit swasta. Untuk itu, perubahan tarif INA CBG's dapat disesuaikan dengan clinical pathway di setiap rumah sakit.

Menurut Basuki, prosedur pembayaran tarif ini akan diberlakukan sampai masa uji coba selesai. Artinya, dalam dua bulan uji coba, rumah sakit masih akan melayani pasien yang menggunakan KJS dengan pembayaran tarif INA CBG's.

"Nah, ini kan butuh waktu dua bulan untuk bandingkan, kan? DPRD keduluan teriaknya, padahal uji coba belum selesai," katanya.

Basuki menambahkan, rumah sakit yang tidak kuat mengumpulkan data selama uji coba dipersilakan untuk mundur oleh pemprov. Dengan begitu, pemprov sama sekali tidak memaksakan rumah sakit tetap bergabung untuk bekerja sama dalam melayani KJS dengan tarif INA CBG's.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.