Kompas.com - 02/06/2013, 15:18 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Tewasnya Tito Kei membuat sang kakak, John Kei, merasa sangat kehilangan. John Kei mengetahui kejadian tersebut saat ditelepon oleh pihak keluarga tak lama setelah kejadian.

"Bung John sangat, sangat kehilangan. Tak bisa dimungkiri ia sedih ketika mendengar kabar dari keluarganya," kata pengacaranya, Tofik Candra, di Rutan Salemba, Minggu (2/6/2013).

Tofik menuturkan, selain karena sebagai adik, Tito juga merupakan anggota tim pengacara saat John Kei terlibat dalam kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono. Tito setiap hari mengurusi masalah kakaknya yang saat ini mendekam di Rutan Salemba. Walaupun sangat kehilangan, John Kei tetap tegar walau merasakan penderitaan yang amat dalam atas tewasnya sang adik.

"Saya kemarin (Sabtu) nengok Bung John. Dia tidak menangis kok, dia laki-laki. Tapi memang mukanya sangat sedih. Dia tegar, tapi saya tidak tahu isi hatinya seperti apa," kata Tofik.

Untuk itu, Tofik selaku pengacara yang juga kerabat Tito menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian. Ia yakin, polisi mampu mengungkap dan menangkap pelaku penembakan yang menyebabkan dua orang tewas ini. "Ya kita serahkan kepada polisi, dan saya pikir polisi piawai mengatasi hal ini," harap Tofik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.