Kompas.com - 07/06/2013, 11:36 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Harapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar Jakarta Fair lebih didominasi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dianggap tidak mungkin oleh Direktur Marketing PT JI Expo Ralph Scheunemann. Menurutnya, pengunjung tidak akan berminat datang.

"Kalau mau bikin acara yang pesertanya UMKM semua, itu pasti tidak ada yang datang," ujar Ralph di Pekan Raya Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Ralph menerangkan, pengunjung tertarik mengunjungi Jakarta Fair karena adanya perusahaan-perusahaan swasta. Tetapi, tentunya adanya perpaduan antara UMKM dan swasta. Selain itu, ia juga mengatakan, khusus untuk biaya sewa UMKM akan didiskon 10 persen.

"Kalau kita mix dengan swasta, UMKM-nya juga terbantu. Orang jadi bisa melihat UMKM-nya juga," kata Ralph.

Menurut Ralph, PT JI Expo memberikan 40 persen dari stan-stan yang ada di Jakarta Fair 2013 untuk ditempati oleh UMKM. Stan-stan UMKM itu disediakan di lahan seluas 14.000 sampai 15.000 meter persegi yang tersebar di hal A, B, C, D, dan E.

Biaya sewanya pun beragam, mulai dari Rp 2,5 juta sampai 3,2 juta untuk per meternya. Biaya sewa itu berdurasi selama acara itu berlangsung, yaitu mulai tanggal 6 Juni sampai 7 Juli 2013, selama 32 hari.

Sen-sen, seorang pedagang UMKM yang berjualan di Hall B2 Pekan Raya Jakarta, mengaku menyewa stan tersebut dengan harga Rp 2,5 juta per meternya. Sementara itu, pedagang yang kesehariannya membuka toko di Pasar Tanah Abang ini menyewa sembilan meter.

"Total biaya sewanya Rp 24,5 juta untuk 32 hari, itu sudah sama PPN," ujar pedagang yang menjual baju ini.

Sementara Budiarto, pedagang yang menjual aneka seprai ini mengakui cukup puas berjualan di Jakarta Fair. Menurutnya, harga sewa relatif murah, mengingat durasi waktu yang lama, selama acara itu berlangsung.

"Memang sih biaya sewanya bisa sampai Rp 30 juta-an, tapi ini untuk 32 hari. Saya pikir ini murah," ujar pedagang yang berjualan di Hall A1 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.