Rapel Belum Dibayar, Sopir Bus Transjakarta Koridor I dan X Mogok

Kompas.com - 10/06/2013, 13:51 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan sopir bus transjakarta Koridor I jurusan Blok M-Kota dan Koridor X jurusan Cililitan-Tanjung Priok yang berada di bawah naungan PT Jakarta Express Trans (JET) melakukan aksi mogok kerja, Senin (10/6/2013). Mereka mogok kerja lantaran penambahan upah selama enam bulan belum dibayar sejak Januari 2013.

"Total ada 150 orang sopir dan teknisi yang mogok hari ini. Soalnya rapelan kami belum dibayar," kata salah satu sopir yang enggan disebutkan namanya, Senin siang.

Manajer Operasi PT Jakarta Express Trans M Hutabarat mengatakan, pihak UPT Transjakarta belum membayarkan upah tambahan tersebut sehingga PT JET harus menalangi upah tambahan kepada para pekerja sebesar Rp 200.000.

"Kita tunggu keterangan dari UPT Transjakarta. Kenapa operator lain sudah dibayar, sementara kita belum," ujar Hutabarat.

Menurutnya, upah tambahan itu belum dibayarkan pihak UPT sejak Januari 2013 hingga Juni ini. Selain itu, kontrak PT JET sebagai operator bus transjakarta dengan Pemprov DKI juga akan berakhir pada 14 Juni tahun ini.

"Saya rasa kita sudah sampaikan ke sopir untuk mengerti ini. Karena ini memang masalah living cost mereka, kan," ujar Hutabarat.

Sementara Direktur Operasional PT JET Payaman Manik mengatakan, alasan UPT Transjakarta belum dapat mencairkan upah bagi sopir dan teknisi PT JET karena terkendala di Badan Pengelola Keuangan Provinsi DKI Jakarta.

"UPT Transjakarta menjelaskan, masih terkendala di BPKP itu," ujar Payaman.

Adapun beberapa sopir lain yang ditemui di Pul Pinang Ranti, Jakarta Timur, di samping kantor PT JET, enggan mengomentari hal tersebut.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

Megapolitan
Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

Megapolitan
Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

Megapolitan
Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Megapolitan
Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

Megapolitan
Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, Mal AEON JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, Mal AEON JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Megapolitan
Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

Megapolitan
Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

Megapolitan
Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Transjakarta Masih Dialihkan dan Tak Beroperasi

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak AEON Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Polisi Tangkap 8 Terduga Perusak AEON Mall Jakarta Garden City, Mayoritas Anak

Megapolitan
AEON Mall Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

AEON Mall Jakarta Garden City Didemo Massa, Warga Cakung: Dulu Enggak Banjir

Megapolitan
Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Banjir Periuk Kota Tangerang, Gubernur Diminta Turun Tangan, Wali Kota Tuntut Pengembang

Megapolitan
Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Doa Ibu untuk Sopir Taksi Online Mulia yang Bersedia Bawa Jenazah Bayinya...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X