Kompas.com - 11/06/2013, 18:20 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berencana membuat payung hukum yang mengatur penggantian plastik dengan tas daur ulang di pusat perbelanjaan di Jakarta. Saat ini, Jokowi tengah menguji coba hal tersebut melalui imbauan dan sosialisasi hingga Juli 2013.

"Satu bulan ini baru uji coba. Kalau efektif, mau kita teruskan ke instruksi gubernur," ujar Jokowi di Balaikota Jakarta, Selasa (11/6/2013) sore.

Jokowi mengatakan, sebelum membuat instrusi gubernur tentang penggunaan tas daur ulang itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan evaluasi uji coba diet plastik selama sebulan ke depan. Jika kebijakan itu tidak efektif, masa uji coba bisa saja diperpanjang dalam waktu tertentu.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Unu Nurdin mengatakan, kebijakan tersebut sudah lama didengungkan. Pusat perbelanjaan di Jakarta menjadi pilot project program tersebut hingga dinyatakan berhasil.

"Masih diformulasikan paling tidak. Sekarang sudah mulai, misalnya Superindo yang selama ini menggunakan bahan-bahan styrofoam," ujarnya.

Jokowi telah memberikan surat edaran ke setiap pusat perbelanjaan di Jakarta dan meminta pengelola pusat perbelanjaan mengganti plastik pembungkus barang dengan tas daur ulang yang ramah lingkungan. Imbauan ini berlaku selama satu bulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.