Basuki Setuju BBM Naik, tetapi Tak Setuju BLSM

Kompas.com - 15/06/2013, 14:59 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku setuju atas rencana pemerintah menaikan harga BBM (bahan bakar minyak). Namun, ia tidak setuju jika pemerintah memberi kompensasi melalui BLSM atau bantuan langsung sementara masyarakat.

"Kebijakan BLSM itu pusat ya, yang pasti saya tidak setuju. Tapi kalau kenaikan BBM, saya setuju," ujar Basuki di Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat pada Sabtu (15/6/2013) siang.

Menurut Basuki, BLSM dinilai kurang tepat jika ditujukan sebagai kompensasi bagi warga, terutama yang tidak mampu. Daripada memberikan BLSM, pemerintah dinilai lebih baik memperbanyak bantuan-bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan.

"Harusnya ada jaminan sembako tidak naik, pendidikan, kesehatan dan peluang usaha," lanjut pria yang pernah menjadi anggota DPR RI ini.

Sementara itu, jika harga BBM dinaikkan, mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, pemerintah provinsi akan menerjemahkan kebijakan tersebut melalui kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan membangun transportasi masal yang baik dari sebelumnya, seperti penambahan unit Transjakarta, Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel.

Pemerintah berencana menaikkan harga premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. Jika direalisasikan, sebanyak 15,53 juta keluarga miskin akan menerima uang tunai Rp 150.000 per bulan selama lima bulan dan kompensasi dalam bentuk program lainnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, harga BBM akan dinaikkan jika program kompensasi sudah disetujui dan persiapannya telah rampung. Pasalnya, rakyat miskin akan terkena dampak langsung ketika harga barang-barang naik mengikuti kenaikan harga BBM.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

    Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

    Megapolitan
    DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

    DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

    Megapolitan
    KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

    KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

    Megapolitan
    Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

    Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

    Megapolitan
    Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

    Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

    Megapolitan
    Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

    Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

    Megapolitan
    Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

    Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

    Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

    Megapolitan
    Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

    Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

    Megapolitan
    Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

    Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

    Megapolitan
    Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

    Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

    Megapolitan
    Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

    Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

    Megapolitan
    UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

    UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

    Megapolitan
    Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

    Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

    Megapolitan
    Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

    Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X