Kompas.com - 08/10/2014, 14:25 WIB
JKT48 menghibur pengunjung stan Honda dalam acara Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2014). Menampilkan artis papan atas merupakan salah satu cara stan-stan di IIMS 2014 untuk menarik pengunjung. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESJKT48 menghibur pengunjung stan Honda dalam acara Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2014). Menampilkan artis papan atas merupakan salah satu cara stan-stan di IIMS 2014 untuk menarik pengunjung.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman berharap idol group JKT48 bisa menggandeng sister group-nya yang ada di Tokyo, yakni AKB48, untuk bersama-sama mempromosikan pariwisata Jakarta di negeri matahari terbit itu.

Tidak hanya itu, Arie ingin ke depannya ajang Jak-Japan Matsuri tidak hanya digelar secara rutin di Jakarta saja, melainkan juga di Tokyo.

"Kita mau JKT48 promosikan Jakarta di Tokyo, di Jepang, kemudian bisa bertemu dengan AKB48. Saya juga akan minta persetujuan Pak Ahok agar event rutin Jak-Japan Matsuri kalau bisa gantian di Tokyo juga agar promosikan budaya kita di sana," kata Arie, di Balaikota Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Arie menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta punya alasan tertentu menggandeng JKT48 sebagai duta pariwisata Jakarta. Selain memiliki popularitas yang tinggi, sampai saat ini JKT48 menjadi satu-satunya grup di Indonesia yang memiki sister group di luar negeri, yakni AKB48 yang ada di Jepang.

Hal ini, kata Arie, menjadi keuntungan tersendiri karena Jepang merupakan salah satu negara yang menjadi target pasar utama bagi peningkatan pariwisata Jakarta. "Di Indonesia, mereka ini satu-satunya franchise dari AKB48. Jejaring dari model JKT dan AKB ini kan punya fans yang begitu banyak, dan inilah yang kita manfaatkan. Mereka sebagai entitas bisnis show bisa sambil sama-sama promosikan Enjoy Jakarta," ucap Arie.

Seperti diberitakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih JKT48 menjadi duta pariwisata Kota Jakarta. Diharapkan keberadaan JKT48 bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, terutama yang berasal dari Jepang.

Penandatangan kerja sama promosi pariwisata antara Disparbud DKI dan JKT48 berlangsung di Kantor Disparbud DKI, Selasa (7/10/2014). Penandatangan oleh Arie Budhiman dan Country CEO Dentsu Aegis Network Indonesia, Harris Thajeb.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa Suami Istri Pemilik Rumah Sumber Api di Kebakaran Taman Sari

Polisi Periksa Suami Istri Pemilik Rumah Sumber Api di Kebakaran Taman Sari

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Olah TKP Selidiki Penyebab Kebakaran di Tamansari

Polisi Akan Gelar Olah TKP Selidiki Penyebab Kebakaran di Tamansari

Megapolitan
Kebakaran di Tamansari, Tiga Titik Dijadikan Tempat Pengungsian

Kebakaran di Tamansari, Tiga Titik Dijadikan Tempat Pengungsian

Megapolitan
Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman dan Keberanian Ambil Keputusan yang Picu Kontroversi

Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman dan Keberanian Ambil Keputusan yang Picu Kontroversi

Megapolitan
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru

Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Dugaan Pengeroyokan Anggota TNI dan Polri di Kebayoran Baru

Megapolitan
Saksi soal Acara Rizieq Shihab di Megamendung, Banyak yang Tak Pakai Masker dan Tanpa Jaga Jarak

Saksi soal Acara Rizieq Shihab di Megamendung, Banyak yang Tak Pakai Masker dan Tanpa Jaga Jarak

Megapolitan
Saksi: Satgas Covid-19 Berupaya Lakukan Tracing di Ponpes Milik Rizieq Shihab, tetapi Ditolak

Saksi: Satgas Covid-19 Berupaya Lakukan Tracing di Ponpes Milik Rizieq Shihab, tetapi Ditolak

Megapolitan
Pria Gangguan Jiwa Terperangkap di Pembatas Jalur Sepeda Sudirman

Pria Gangguan Jiwa Terperangkap di Pembatas Jalur Sepeda Sudirman

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Hadapi Mahasiswa Tolak Omibus Law hingga Jadi Imam Shalat Berjemaah

Cerita Pangdam Jaya Hadapi Mahasiswa Tolak Omibus Law hingga Jadi Imam Shalat Berjemaah

Megapolitan
Data IQAIR Senin, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Data IQAIR Senin, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keempat di Dunia

Megapolitan
Alasan Mahasiswa dan Dosen UI Belum Mau Kuliah Tatap Muka Semester Depan

Alasan Mahasiswa dan Dosen UI Belum Mau Kuliah Tatap Muka Semester Depan

Megapolitan
Kasatpol PP Kabupaten Bogor Sebut Ketokohan Rizieq di Kasus Kerumunan Megamendung

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Sebut Ketokohan Rizieq di Kasus Kerumunan Megamendung

Megapolitan
Saksi: Acara Rizieq di Megamendung yang Memicu Kerumunan Tak Berizin

Saksi: Acara Rizieq di Megamendung yang Memicu Kerumunan Tak Berizin

Megapolitan
Opsi Kuliah Tatap Muka Semester Depan Tak Diminati Mahasiswa dan Dosen UI

Opsi Kuliah Tatap Muka Semester Depan Tak Diminati Mahasiswa dan Dosen UI

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Wagub DKI Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab Hari Ini

Kuasa Hukum Sebut Wagub DKI Jadi Saksi Sidang Rizieq Shihab Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X