Sandiaga Uno Ingin Pelajari Ilmu Ridwan Kamil agar Bisa Dipraktikkan di Jakarta

Kompas.com - 01/03/2016, 11:11 WIB
Kandidat Cagub DKI dari Partai Gerindra Sandiaga Uno melakukan sosialisasi di Tanjung Priok, Sabtu (6/2/2016). Jessi Carina Kandidat Cagub DKI dari Partai Gerindra Sandiaga Uno melakukan sosialisasi di Tanjung Priok, Sabtu (6/2/2016).
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon gubernur dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, berniat untuk bertemu dengan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Keinginan ini muncul setelah Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, membuat keputusan untuk tidak maju dalam Pilkada DKI 2017.

"Saya akan minta waktu Pak Ridwan Kamil untuk bisa segera menangkap seperti apa visi dan misi beliau," ujar Sandiaga ketika dihubungi, Selasa (1/3/2016).

Sandiaga mengatakan, dia ingin menerapkan ilmu yang dimiliki Emil di Jakarta. Dia ingin bertukar pikiran mengenai cara Emil bisa sukses memimpin Bandung, lalu mempraktikkannya jika dia berhasil memenangi Pilkada DKI.


"Saya perlu menyerap platform Pak RK agar bisa diterapkan juga di Jakarta," ujar dia.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil telah mengumumkan keputusannya untuk ikut atau tidak dalam Pilkada DKI Jakarta tahun depan.

Dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota Bandung, Senin (29/2/2016), Ridwan Kamil mengatakan bahwa dirinya tidak akan ikut bertarung dalam Pilkada DKI 2017.

Ridwan Kamil beralasan, masa bakti yang baru berakhir pada 2018 menjadi pertimbangan besar baginya untuk memutuskan tinggal di Bandung.

Kompas TV Ridwan Kamil Umumkan Keputusan Besok

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Megapolitan
8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Megapolitan
Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X