Kompas.com - 17/06/2016, 18:53 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menanggapi dingin vonis hukuman yang dijatuhkan kepada terdakwa kasus percabulan anak di bawah umur, Saipul Jamil.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan, vonis tiga tahun penjara yang diberikan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara jelas memperlihatkan bahwa tidak ada perlindungan hukum bagi korban anak di bawah umur.

Menurut Arist, mengacu pada Undang-undang Perlindungan Anak, tidak ada hukuman di bawah lima tahun penjara. Pernyataan Arist tersebut menanggapi UU Perlindungan Anak yang dirasa belum cukup untuk melindungi korban.

"Contoh kasus Saipul Jamil misalnya, Undang- Undang Perlindungan Anak ini tidak boleh (hukuman) di bawah lima tahun, minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun. Lalu apa yang terjadi? Hakim memutuskan di bawah lima tahun," ujar Arist saat ditemui di Slipi, Jakarta Barat, Jumat (17/6/2016).

Dia menilai, putusan yang diberikan oleh hakim jelas menyakiti hati korban yang menuntut adanya keadilan bagi dirinya. (Baca: Ruhut Ingin Hukuman Saipul Jamil Ditambah jika Terbukti Suap Panitera)

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Saipul dengan hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 100 juta sesuai pasal 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Namun, Majelis Hakim mengesampingkannya UU Perlindungan Anak, lalu memvonis Saipul dengan pasal lain, yakni Pasal 292 KUHP pada persidangan, Selasa (14/6/2016) dengan hukuman tiga tahun penjara.

Majelis Hakim menjelaskan, alasan pengenaan Pasal 292 dikarenakan lebih memenuhi pasal tersebut dibanding Pasal 82. (Baca: KPK Telusuri Keterlibatan Hakim dalam Kasus Suap Perkara Saipul Jamil)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.