Begini Laporan Siswi Magang yang Mengaku Diperkosa 3 PNS DKI

Kompas.com - 08/08/2016, 14:54 WIB
Ilustrasi pencabulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pencabulan.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang siswi sekolah menengah kejuruan (SMK), M (17), melaporkan dugaan pencabulan oleh tiga pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta.

Dalam laporannya, dia mengaku kejadian tersebut terjadi di kantor Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016) siang. Dia mengaku dicabuli oleh tiga oknum PNS dari Sudin Parawisata yakni H, A, dan Y.

"Pengakuan dari korban saat kejadian dia dijegat di bawah dan dibawa ke Lantai 6 gedung itu," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung Kompas.com, Senin (8/8/2016).

Setelah tiba di ruangan kosong yang berada di lantai 6, korban mengaku dibekap hingga pingsan.

"Saat itu, kata M, dia tidak pakai baju dan melihat salah satu pelaku yang memakai baju putih sedang memakai celananya," ucapnya.

Tahan mengungkapkan, saat ini dalam kasus tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Sebab, hasil penyelidikan dan keterangan para saksi banyak perbedaan dari keterangan M.

"Belum ada kepastian, banyak kejanggalan dalam kasus ini," kata Tahan.

Dihubungi terpisah, Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

Sementara ini, polisi telah memeriksa 12 orang saksi dari pegawai kantor tersebut dan juga rekan korban

"Sudah 12 saksi yang kami periksa, termasuk cleaning service di kantor pemerintahan Jakarta Pusat," ujar Suyatno

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X