Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seorang Pria di Jakbar Bunuh Mantan Kekasih karena Cintanya Ditolak

Kompas.com - 06/07/2018, 20:28 WIB
Rima Wahyuningrum,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial A (31) membunuh mantan kekasihnya, RC (21), di Jalan Meruya Ilir, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, hari Minggu (1/7/2018) lalu karena sakit hati cintanya ditolak dan merasa tidak dihargai.

"Motifnya karena sakit hati. Korban minta putus, sudah delapan bulan pacaran," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta Sitepu, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (6/7/2018).

Selain itu, kata Edy, tersangka merasa tidak dihargai lantaran korban tak mengindahkan ajakan A bertemu orangtuanya. Korban justru memilih pergi bersama temannya.

"Pelaku mengajak korban ketemu orangtua tapi enggak bersedia karena mau antar teman melamar kerja. Pelaku merasa korban lebih menganggap teman ketimbang pelaku," kata Edy.

Baca juga: Putus Cinta, Seorang Pria Diduga Bunuh Mantan Kekasihnya

Tersangka membunuh matan kekasihnya itu di sebuah gudang yang menjadi tempat tinggal pelaku. Korban telah dibawa pergi tersangka sejak 27 Juni lalu dan gadis itu dinyatakan hilang oleh keluarganya sejak saat itu hingga hari Minggu saat ia ditemukan tak bernyawa.

Setelah melakukan pembunuhan, tersangka melarikan diri ke Lampung. Pada Selasa polisi menangkap dia di Jalan KH Gholib, Lampung.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa sehelai kaos warna biru, sebuah kalung, dua buah anting emas, sebuah falshdisk, dan sejumlah pakaian korban.

Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP dan 339 KUHP dan 365 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan dan pembunuhan dengan pemberatan dan pencurian dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya seseorang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kelakuan Pria di Tanah Abang, Kerap Makan di Warteg tapi Bayar Sesukanya Berujung Ditangkap Polisi

Kelakuan Pria di Tanah Abang, Kerap Makan di Warteg tapi Bayar Sesukanya Berujung Ditangkap Polisi

Megapolitan
Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Personel Gabungan TNI-Polri-Satpol PP-PPSU Diterjunkan Awasi RTH Tubagus Angke dari Prostitusi

Personel Gabungan TNI-Polri-Satpol PP-PPSU Diterjunkan Awasi RTH Tubagus Angke dari Prostitusi

Megapolitan
Tumpahan Oli di Jalan Juanda Depok Rampung Ditangani, Lalu Lintas Kembali Lancar

Tumpahan Oli di Jalan Juanda Depok Rampung Ditangani, Lalu Lintas Kembali Lancar

Megapolitan
Warga Minta Pemerintah Bina Pelaku Prostitusi di RTH Tubagus Angke

Warga Minta Pemerintah Bina Pelaku Prostitusi di RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Jakarta Disebut Jadi Kota Global, Fahira Idris Sebut   Investasi SDM Kunci Utama

Jakarta Disebut Jadi Kota Global, Fahira Idris Sebut Investasi SDM Kunci Utama

Megapolitan
Kilas Balik Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Pernah Lawan Keponakan Prabowo dan Anak Wapres, Kini Potensi Hadapi Kotak Kosong

Kilas Balik Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Pernah Lawan Keponakan Prabowo dan Anak Wapres, Kini Potensi Hadapi Kotak Kosong

Megapolitan
Jejak Kekerasan di STIP dalam Kurun Waktu 16 Tahun, Luka Lama yang Tak Kunjung Sembuh...

Jejak Kekerasan di STIP dalam Kurun Waktu 16 Tahun, Luka Lama yang Tak Kunjung Sembuh...

Megapolitan
Makan dan Bayar Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Pria Ini Beraksi Lebih dari Sekali

Makan dan Bayar Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Pria Ini Beraksi Lebih dari Sekali

Megapolitan
Cerita Pelayan Warteg di Tanah Abang Sering Dihampiri Pembeli yang Bayar Sesukanya

Cerita Pelayan Warteg di Tanah Abang Sering Dihampiri Pembeli yang Bayar Sesukanya

Megapolitan
Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP DKI Dirikan Tiga Posko di RTH Tubagus Angke

Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP DKI Dirikan Tiga Posko di RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Oli Tumpah Bikin Jalan Juanda Depok Macet Pagi Ini

Oli Tumpah Bikin Jalan Juanda Depok Macet Pagi Ini

Megapolitan
RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Komisi D DPRD DKI: Petugas Tak Boleh Kalah oleh Preman

RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Komisi D DPRD DKI: Petugas Tak Boleh Kalah oleh Preman

Megapolitan
DPRD DKI Minta Warga Ikut Bantu Jaga RTH Tubagus Angke

DPRD DKI Minta Warga Ikut Bantu Jaga RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Kepulauan Seribu, Kaki dalam Kondisi Hancur

Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Kepulauan Seribu, Kaki dalam Kondisi Hancur

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com