Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 20/07/2018, 22:18 WIB
Situasi di sekitar klinik kecantikan yang mengalami kebocoran gas karbon dioksida di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018). KOMPAS.com/ARDITO RAMADHANSituasi di sekitar klinik kecantikan yang mengalami kebocoran gas karbon dioksida di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Reza Arief Dewanto menyatakan, ada 17 orang yang menjadi korban keracunan karbon monoksida di sebuah klinik kecantikan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7/2018).

Reza menuturkan, ke-17 orang tersebut mengalami keracunan akibat gas karbon monoksida yang muncul dari aktivitas pengeboran di lantai satu bangunan.

"17 orang itu diduga keracunan gas karbon monoksida dari mesin pompa 2 tak, yang digunakan untuk membuat sumur pompa," kata Reza, di lokasi, Jumat.


Baca juga: Korban Keracunan CO2 di Kelapa Gading Kejang-kejang, Pingsan, dan Muntah-muntah

Reza mengatakan, asap yang keluar dari knalpot mesin tersebut tidak bisa lari keluar gedung karena kurangnya ventilasi.

Akibatnya, para korban yang terdiri dari dokter, karyawan, dan pasien klinik kecantikan menghirup gas tersebut.

"Asap knalpotnya tidak bisa keluar karena ventilasi ruko kurang baik, tertutup semua AC dan gas itu muter di dalam, sehingga ke-17 itu menghirup gas tersebut dan mengalami keracunan," kata Reza.

Baca juga: 11 Orang Keracunan CO2 di Kelapa Gading

Pantauan Kompas.com, pengerjaan galian tersebut dilakukan di sebuah ruangan yang berada di dalam klinik. Tanah merah dan air keruh berwarna abu-abu terlihat di sana.

Saat ini, ke-17 korban telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas terdekat. Sementara polisi sudah memulai proses penyelidikan dengan memeriksa saksi dan mengamankan barang bukti.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salahi Aturan, Trotoar di Tengah Jalan Raya Kalimalang Segera Dibongkar

Salahi Aturan, Trotoar di Tengah Jalan Raya Kalimalang Segera Dibongkar

Megapolitan
Kamera ETLE di Jalan Tol Dilengkapi Fitur Terbaru

Kamera ETLE di Jalan Tol Dilengkapi Fitur Terbaru

Megapolitan
Harga Rumah Kian Melambung, Jumlah Migrasi ke Kota Bekasi Disebut Menurun

Harga Rumah Kian Melambung, Jumlah Migrasi ke Kota Bekasi Disebut Menurun

Megapolitan
Pemprov Kirim Bantuan ke Lokasi Kesulitan Air Bersih di Kalideres

Pemprov Kirim Bantuan ke Lokasi Kesulitan Air Bersih di Kalideres

Megapolitan
Mobil Karya Anak Bangsa dari ITS Ikut Konvoi Formula E di Monas

Mobil Karya Anak Bangsa dari ITS Ikut Konvoi Formula E di Monas

Megapolitan
Laju Pertumbuhan Penduduk Bekasi Menurun dalam 5 Tahun Belakangan

Laju Pertumbuhan Penduduk Bekasi Menurun dalam 5 Tahun Belakangan

Megapolitan
Warga Antusias Swafoto di Sekitar Mobil Listrik di Monas

Warga Antusias Swafoto di Sekitar Mobil Listrik di Monas

Megapolitan
PT KAI Disebut Belum Tentukan Besaran Uang Kerohiman Proyek Double Track Bogor-Sukabumi

PT KAI Disebut Belum Tentukan Besaran Uang Kerohiman Proyek Double Track Bogor-Sukabumi

Megapolitan
Sudah Uzur dan Rawan Anjlok, 4 Lift di Kantor Wali Kota Jakarta Timur Akan Diganti

Sudah Uzur dan Rawan Anjlok, 4 Lift di Kantor Wali Kota Jakarta Timur Akan Diganti

Megapolitan
Wacana Pembangunan Rusunawa Bantargebang Memudar

Wacana Pembangunan Rusunawa Bantargebang Memudar

Megapolitan
Truk Terguling di Jalan Layang Antasari

Truk Terguling di Jalan Layang Antasari

Megapolitan
Sebuah Rumah Tua Ada di Tengah Apartemen Mewah Jakpus, Ini Kisah Sang Pemilik

Sebuah Rumah Tua Ada di Tengah Apartemen Mewah Jakpus, Ini Kisah Sang Pemilik

Megapolitan
Sudin LH Tetap Pasang Alat Pengukuran Udara untuk Hilangkan Trauma Warga Cilincing

Sudin LH Tetap Pasang Alat Pengukuran Udara untuk Hilangkan Trauma Warga Cilincing

Megapolitan
TPST Bantargebang Diprediksi Overload 2021, Bekasi Belum Tahu Rencana DKI

TPST Bantargebang Diprediksi Overload 2021, Bekasi Belum Tahu Rencana DKI

Megapolitan
Cegah Jalur Sepeda Diserobot Kendaraan, DKI Akan Pasang Pembatas Beton

Cegah Jalur Sepeda Diserobot Kendaraan, DKI Akan Pasang Pembatas Beton

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X