Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Obor Asian Games yang Tak Luput dari Sorotan Kamera Warga...

Kompas.com - 15/08/2018, 17:19 WIB
Nursita Sari,
Kurnia Sari Aziza

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga beramai-ramai menyaksikan prosesi torch relay atau pawai obor di Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018). Salah satunya di Taman Margasatwa Ragunan.

Orang tua, anak muda, hingga anak-anak berkumpul memadati pinggir Jalan RM Harsono arah Ragunan.

Mereka sudah mengangkat ponsel, membuka aplikasi kamera, dan bersiap mengabadikan kemeriahan pawai obor itu.

Baca juga: Sheila Dara Deg-degan Ikut Pawai Obor Asian Games

Obor Asian Games yang dibawa presenter Sandra Olga saat melintas di Jalan RM Harsono pun tak luput dari sorotan kamera ponsel warga.

Presenter Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Presenter Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).
Presenter Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Presenter Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).
Presenter Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Presenter Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).
Kerumunan warga tak berakhir di Jalan RM Harsono.

Saat Sandra Olga menyerahkan obor Asian Games kepada Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di pintu masuk Ragunan, kamera ponsel warga terus menyorot.

Baca juga: Ini Pengalihan Arus Saat Kirab Obor Asian Games di Jakarta Barat Besok

Memasuki area Taman Margasatwa Ragunan, warga berkerumun di pinggir jalan.

Mereka juga tak lepas dari ponsel dan terus menyorot jalannya pawai obor Asian Games yang dibawa forum koordinasi pimpinan kota (forkopimko) Jakarta Selatan, mulai dari Marullah, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, hingga Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Raymel Jesaya.

Mereka bersorak sorai.

Baca juga: Obor Asian Games Diarak Menuju Ragunan

Warga menyorot jalannya prosesi torch relay atau pawai obor Asian Games di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Warga menyorot jalannya prosesi torch relay atau pawai obor Asian Games di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).
"Siapa kita?" ujar pembawa acara dari dalam mobil yang mengawal pelari.

"Indonesia!" seru warga bersama-sama.

"Hidup atlet-atlet Indonesia," teriak seorang warga.

Baca juga: Wartawan Ini Luka Terbentur Lensa Setelah Didorong Pengawal Obor Asian Games

Pawai obor Asian Games berhenti sejenak di Taman Margasatwa Ragunan.

Sepuluh pelari yang sudah berlari membawa obor Asian Games diberikan medali.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin memegang obor Asian Games saat prosesi torch relay atau pawai obor di Jalan Raya Rawa Bambu, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin memegang obor Asian Games saat prosesi torch relay atau pawai obor di Jalan Raya Rawa Bambu, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).
Semua pengunjung yang hadir kemudian dihibur dengan beragam seni budaya Betawi dan penyanyi keroncong Ratna Listy.

Baca juga: Semarakkan Pawai Obor, Ibu-ibu Tempel Stiker Bendera Peserta Asian Games di Pipi

Setelah itu, pawai obor kembali dilanjutkan dari Ragunan menuju ke Jalan Pejaten Barat.

Obor Asian Games itu dibawa legenda bulutangkis Indonesia Christian Hadinata dari Ragunan dan akan diserahkan kepada pelari-pelari selanjutnya di setiap pos.

"Kepada seluruh warga Jakarta Selatan, saya ucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat meriah," kata Marullah saat memberikan sambutan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kelakuan Pria di Tanah Abang, Kerap Makan di Warteg tapi Bayar Sesukanya Berujung Ditangkap Polisi

Kelakuan Pria di Tanah Abang, Kerap Makan di Warteg tapi Bayar Sesukanya Berujung Ditangkap Polisi

Megapolitan
Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Personel Gabungan TNI-Polri-Satpol PP-PPSU Diterjunkan Awasi RTH Tubagus Angke dari Prostitusi

Personel Gabungan TNI-Polri-Satpol PP-PPSU Diterjunkan Awasi RTH Tubagus Angke dari Prostitusi

Megapolitan
Tumpahan Oli di Jalan Juanda Depok Rampung Ditangani, Lalu Lintas Kembali Lancar

Tumpahan Oli di Jalan Juanda Depok Rampung Ditangani, Lalu Lintas Kembali Lancar

Megapolitan
Warga Minta Pemerintah Bina Pelaku Prostitusi di RTH Tubagus Angke

Warga Minta Pemerintah Bina Pelaku Prostitusi di RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Jakarta Disebut Jadi Kota Global, Fahira Idris Sebut   Investasi SDM Kunci Utama

Jakarta Disebut Jadi Kota Global, Fahira Idris Sebut Investasi SDM Kunci Utama

Megapolitan
Kilas Balik Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Pernah Lawan Keponakan Prabowo dan Anak Wapres, Kini Potensi Hadapi Kotak Kosong

Kilas Balik Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Pernah Lawan Keponakan Prabowo dan Anak Wapres, Kini Potensi Hadapi Kotak Kosong

Megapolitan
Jejak Kekerasan di STIP dalam Kurun Waktu 16 Tahun, Luka Lama yang Tak Kunjung Sembuh...

Jejak Kekerasan di STIP dalam Kurun Waktu 16 Tahun, Luka Lama yang Tak Kunjung Sembuh...

Megapolitan
Makan dan Bayar Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Pria Ini Beraksi Lebih dari Sekali

Makan dan Bayar Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Pria Ini Beraksi Lebih dari Sekali

Megapolitan
Cerita Pelayan Warteg di Tanah Abang Sering Dihampiri Pembeli yang Bayar Sesukanya

Cerita Pelayan Warteg di Tanah Abang Sering Dihampiri Pembeli yang Bayar Sesukanya

Megapolitan
Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP DKI Dirikan Tiga Posko di RTH Tubagus Angke

Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP DKI Dirikan Tiga Posko di RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Oli Tumpah Bikin Jalan Juanda Depok Macet Pagi Ini

Oli Tumpah Bikin Jalan Juanda Depok Macet Pagi Ini

Megapolitan
RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Komisi D DPRD DKI: Petugas Tak Boleh Kalah oleh Preman

RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Komisi D DPRD DKI: Petugas Tak Boleh Kalah oleh Preman

Megapolitan
DPRD DKI Minta Warga Ikut Bantu Jaga RTH Tubagus Angke

DPRD DKI Minta Warga Ikut Bantu Jaga RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Kepulauan Seribu, Kaki dalam Kondisi Hancur

Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Kepulauan Seribu, Kaki dalam Kondisi Hancur

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com