Geledah Kantor PSSI, Satgas Antimafia Bola Cari Dokumen Anggaran 2018-2019

Kompas.com - 30/01/2019, 13:25 WIB
Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada media di  Fx Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019) KOMPAS.com/ JIMMY RAMADHAN AZHARIKetua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono memberikan keterangan kepada media di Fx Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2019)

JAKARTA, KOMPAS.comSatgas Antimafia Bola menggeledah dua kantor PSSI yang berada di FX Sudirman Tower 14 dan kantor di Jalan Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/1/2019).

Penggeledahan dilakukan untuk mencari dokumen anggaran PSSI 2018-2019.

"Masih dilakukan pencarian terutama tentang dokumen-dokumen yang berkaitan dengan persepakbolaan, berkaitan dengan anggaran-anggaran (PSSI) tahun 2017-2018," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono di lokasi. 

Baca juga: Satgas Antimafia Bola Geledah Dua Kantor PSSI

Saat ini, anggota Satgas Antimafia Bola masih melakukan penggeledahan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB.

"Penggeledahan oleh Ditreskimum ya kalau yang di Kemang, dibikin oleh Wadir (Wakil Direktur) Krimum (Kriminal Umum)," jelas Argo.

Pihak Satgas belum membeberkan apa saja data yang sudah didapatkan di kedua lokasi tersebut.

"Nanti kita tunggu saja," kata Argo.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola Polri telah menetapkan 10 tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor.

Enam tersangka sudah ditahan, yakni Nurul Safarid (wasit), Johar Ling Eng (anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah), Priyanto (mantan anggota Komite Wasit PSSI), Anik Yuni Sari (putri Priyanto), Dwi Irianto alias Mbah Putih (anggota Komisi Disiplin PSSI nonaktif), dan Mansyur Lestaluhu (staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI).

Baca juga: Komentar Wapres Kalla soal Cak Imin yang Mengaku Siap Jadi Ketum PSSI

Sementara tersangka lain yang belum ditahan adalah Cholid Hariyanto selaku wasit cadangan di pertandingan Persibara melawan Kediri. Kemudian Deni Sugiarto (pengawas pertandingan antara Persibara melawan PS Pasuruan), Purwanto (asisten wasit I), dan Ramdan (asisten wasit II).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Antisipasi Banjir, Kali Mampang Dikeruk

Megapolitan
Hari Ini Hingga Lusa, Jabodatabek Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Hari Ini Hingga Lusa, Jabodatabek Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Pria yang Mengamuk di Ponpes Tangerang Mengaku Dapat Bisikan Leluhur

Megapolitan
Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Megapolitan
Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Megapolitan
Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Megapolitan
Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Megapolitan
Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Megapolitan
11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

Megapolitan
Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Megapolitan
Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X