Tangan Jahil Beraksi Tiap Malam, Coret-coret Makam di TPU Menteng Pulo 2

Kompas.com - 06/12/2019, 18:41 WIB
Nisan yang dicoret orang tidak bertanggung jawab KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARINisan yang dicoret orang tidak bertanggung jawab

JAKARTA, KOMPAS.com - Di Jakarta, aksi vandalisme tidak hanya terjadi di bangunan tua yang tak terpakai ataupun kolong jembatan seperti yang sering ditemui. Vandalisme bahkan juga ditemui di tengah-tengah areal pemakaman. 

Hal itu terlihat dari banyaknya coretan-coretan di keramik hingga nisan yang ada di makam-makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo 2, Jalan Menteng Pulo Raya, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Dari pantauan Kompas.com di beberapa kuburan China yang ada di kompleks makam itu, tepatnya di sisi belakang pemakaman, tampak beberapa makam yang dicoret.

Coretan itu terlihat pada nisan, keramik yang mengelilingi makam, hingga dinding pilar yang menjadi atap kuburan China. Hal serupa terlihat di blok makam umat Kristiani.


Baca juga: Belasan Makam Fiktif di TPU Menteng Pulo Dibongkar

Coretan itu ada yang terlihat seperti sebuah tulisan grafiti, ada pula yang sekadar coretan bertulisan angka "07" hingga "Serdadu Choben". 

Menurut penjaga makam sekitar, aksi dilakukan oleh sekelompok anak remaja yang setiap malam berkumpul di sekitaran TPU Menteng Pulo tersebut.

"Iya itu anak-anak biasa kalau malam ngumpul, pacaran, atau tawuran. Saya enggak tahu tuh. Tahunya kena marah saja sama keluarga yang punya makam," ujar Penjaga Makam Menteng Pulo 2 Dedi, saat ditemui di lokasi.

Ia juga mengaku bahwa sering kali menghapus coretan itu atas permintaan keluarga dari makam yang dicoret.

Penjaga makam sekitar pun mengeluhkan adanya aksi yang merugikan tersebut dan berharap pemerintah setempat menyediakan petugas keamanan yang berpatroli di lokasi pemakaman.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X