Demi Dukungan PDI-P, Taufik Sebut Cawagub DKI Riza Patria Akan Sowan ke Megawati

Kompas.com - 10/03/2020, 10:09 WIB
Cawagub DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITACawagub DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik menyebutkan calon wakil gubernur (Cawagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria akan menemui Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri, untuk meminta dukungan dan memuluskan langkah dirinya menduduki kursi sebagai wagub DKI.

Hal ini lantaran 25 anggota PDI-Perjuangan DPRD DKI hingga kini belum menentukan dukungannya karena masih menunggu arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Namun, ia tak bisa memastikan waktu pelaksanaannya. Sebab pertemuan dengan jajaran ketua umum partai berlambang moncong putih itu akan diatur oleh pengurus DPP Partai Gerindra.

"Saya kira Ariza pasti ketemu dengan pimpinan partai (Megawati Soekarnoputri). kalau pusat ya (DPP) partai, kalau DKI kami, kami tenteng terus Arizanya," ucap Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Alasan F-Golkar DPRD Pilih Riza Patria Jadi Cawagub DKI

Taufik yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD DKI Jakarta itu juga optimistis Riza akan mendapatkan dukungan dari Fraksi PDI-P di parlemen Kebon Sirih.

Kedekatan antara Megawati dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diyakini akan memberi pengaruh sikap Fraksi PDI-P dalam memilih calon pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Insha Allah (Fraksi PDI-P dukung Riza Patria). Kedekatan Megawati dan Prabowo mempermudah komunikasi, pengaruhnya ada," jelasnya.

Selain itu, Taufik mengklaim, sebanyak 80 persen anggota DPRD DKI Jakarta akan memberikan dukungan kepada Riza.

Menurut dia, 80 persen dari anggota DPRD sudah memberikan sinyal pilihan kepada Riza untuk melenggang mengisi kursi nomor dua di ibu kota.

Baca juga: Gerindra Klaim 80 Persen Anggota DPRD DKI Pilih Riza sebagai Wagub

"Kira-kira 80 persen (anggota DPRD) sudah oke (dukung Riza)," kata dia.

Adapun pemilihan wagub rencananya akan digelar pada 23 Maret 2020 mendatang.

Tahapannya, sebelum melaksanakan pemilihan, kedua cawagub DKI Nurmansjah dan Riza harus memaparkan visi misi program kerja sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI.

Kemudian akan ada sesi tanya jawab yang juga disebut uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

"Tanggal 23 (Maret) pas paripurna, itu dalam satu kesatuan, setelah tanya jawab visi misi, jawab, kemudian kita break. Persiapan untuk pemilihan," ucap Wakil Ketua Panlih Wagub, Basri Baco di Gedung DPRD DKI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X