Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Idul Adha 1444 H, Masjid Cut Meutia Salurkan 3.000 Kantong Daging Kurban

Kompas.com - 29/06/2023, 10:15 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Fabian Januarius Kuwado

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, Kamis (29/6/2023), Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat akan menyalurkan sekitar 3.000 kantong daging kurban kepada warga yang berhak menerimanya.

"Sesuai laporan ketua panitia kurban, ada sekitar 3.000 kantong yang akan disiapkan dan dibagikan kepada yang berhak," ujar Ketua Remaja Islam Masjid (RISMA) Cut Meutia, Muhammad Husein, saat ditemui Kompas.com di pelataran masjid, Kamis.

Kata dia, satu kantong daging kurban berisi sekitar satu kilogram daging dengan tulang tambahan. 

Baca juga: Resep Iga Penyet Sambal Terasi, Ide Olahan Kurban Idul Adha

Nantinya, daging kurban ini akan dibagikan secara langsung ke rumah-rumah warga di Jakarta Pusat, melalui koordinator masing-masing wilayah yang sudah didata.

Dengan demikian, tidak ada lagi pembagian kupon serta antrean masyarakat di sekitar masjid untuk menunggu pengambilan daging kurban ini. Sehingga proses pemotongan hewan kurban berjalan lancar.

"Sudah dari 2017 kami menggunakan sistem per koordinator yang akan membagikan kepada warga sekitar, karena tidak efektif bila kita bagikan kupon secara menyebar," tutur Husein. 

Baca juga: Resep Sate Sapi Bumbu Kemiri, Cocok untuk Hidangan Idul Adha

Bila menggunakan pembagian kupon, dikhawatirkan antrean masyarakat di halaman masjid bisa membeludak.

"Khawatir terjadi pembeludakan atau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Cut Meutia, makanya kami bagikan per koordinator," Husein bertutur.

Pantauan langsung Kompas.com pukul 09.43 WIB, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di Masjid Cut Meutia telah berlangsung sejak pukul 08.30 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 10.11 WIB. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PKB Usung Dokter Rayendra di Pilkada Bogor 2024, Buka Koalisi dengan Parpol Lain

PKB Usung Dokter Rayendra di Pilkada Bogor 2024, Buka Koalisi dengan Parpol Lain

Megapolitan
Warga Lapor ke MKDKI karena Otak Istri Rusak Usai Melahirkan, RS di Bogor Dianggap Melanggar

Warga Lapor ke MKDKI karena Otak Istri Rusak Usai Melahirkan, RS di Bogor Dianggap Melanggar

Megapolitan
Jakarta Berusia 497 Tahun, Fahira Idris: Perlu Pemimpin yang Efektif Hadapi Tantangan Kota Global

Jakarta Berusia 497 Tahun, Fahira Idris: Perlu Pemimpin yang Efektif Hadapi Tantangan Kota Global

Megapolitan
Cerita Pelukis Jalanan di Blok M, Sepi Pelanggan di Tengah Keramaian

Cerita Pelukis Jalanan di Blok M, Sepi Pelanggan di Tengah Keramaian

Megapolitan
2.435 Personel Satpol PP Dikerahkan di Sepanjang 45 Kilometer Jalur Lari Jakarta Internasional Marathon

2.435 Personel Satpol PP Dikerahkan di Sepanjang 45 Kilometer Jalur Lari Jakarta Internasional Marathon

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penjaga Warkop di Mampang yang Diperas dengan Modus Tukar Uang Receh

Polisi Selidiki Kasus Penjaga Warkop di Mampang yang Diperas dengan Modus Tukar Uang Receh

Megapolitan
Polisi Tunggu Laporan Pengelola Rusunawa Marunda Soal Kasus Penjarahan Aset

Polisi Tunggu Laporan Pengelola Rusunawa Marunda Soal Kasus Penjarahan Aset

Megapolitan
2 Preman Peras Penjaga Warkop di Mampang, Paksa Tukar Uang Receh Jadi Rp 1 Juta

2 Preman Peras Penjaga Warkop di Mampang, Paksa Tukar Uang Receh Jadi Rp 1 Juta

Megapolitan
Polisi Gelar Audiensi Terkait Penjarahan Rusunawa Marunda, Libatkan Pengelola Lama dan Baru

Polisi Gelar Audiensi Terkait Penjarahan Rusunawa Marunda, Libatkan Pengelola Lama dan Baru

Megapolitan
Keroyok Pemuda di Tangsel Akibat Buang Air Kecil Sembarangan, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Keroyok Pemuda di Tangsel Akibat Buang Air Kecil Sembarangan, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Buru Pemasok Sabu untuk Virgoun

Polisi Buru Pemasok Sabu untuk Virgoun

Megapolitan
Tak Mau Vandalisme, Fermul Kini Minta Izin Dulu Sebelum Bikin Grafiti di Fasilitas Publik

Tak Mau Vandalisme, Fermul Kini Minta Izin Dulu Sebelum Bikin Grafiti di Fasilitas Publik

Megapolitan
Pengelola Diminta Kembali Laporkan 7 Eks Pekerja yang Jarah Aset Rusunawa Marunda

Pengelola Diminta Kembali Laporkan 7 Eks Pekerja yang Jarah Aset Rusunawa Marunda

Megapolitan
Polisi Belum Tetapkan Virgoun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Polisi Belum Tetapkan Virgoun Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Sederet Masalah Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang: Bangunan Tak Kokoh, Keramik Terangkat, hingga Air Kotor dan Berbau

Sederet Masalah Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang: Bangunan Tak Kokoh, Keramik Terangkat, hingga Air Kotor dan Berbau

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com