Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Personel Kepolisian Disiagakan Jelang Kedatangan Bonek ke KLB PSSI

Kompas.com - 02/08/2016, 15:07 WIB
David Oliver Purba

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono, mengatakan, pihaknya menyiagakan 640 personel keamanan gabungan dari Polres Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya menyusul adanya rencana demonstrasi yang akan dilakukan pendukung Persebaya Surabaya, Bonek, di KLB PSSI, Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Ratusan personel gabungan itu juga disiagakan untuk mencegah terjadinya kericuhan. Polres Metro Jakarta Utara mengimbau Bonek cukup mengirim perwakilannya saja untuk menyampaikan aspirasi kepada PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

"Mengingat Ancol adalah kawasan tersendiri. Maka dari itu, nantinya massa rencananya akan di ambil sebagian agar tidak semuanya ke Ancol supaya terjadi situasi yang kondusif," ujar Sungkono, di Jakarta Utara, Selasa (2/8/2016).

Kepolisian juga menyiagakan dua unit kendaraan water canon untuk mengantisipasi kericuhan.

"Semoga selama pelaksanaan pengamanan ini dapat berjalan aman dan kondusif," Kabag Ops Polres Metro Jakarta Utara, Liliek Tri Bawono, saat ditemui di lokasi yang sama.

LRatusan Bonek, berencana mendatangi Hotel Mercure, Ancol, pada Rabu (3/8/2016), untuk menyampaikan aspirasi kepada PSSI yang sedang menggelar KLB. Ratusan Bonek akan meminta PSSI mengikutsertakan Persebaya Surabaya dalam kompetisi resmi.

Saat ini, ratusan Bonek telah memenuhi Stadion Tugu, Jakarta Utara.

Kompas TV Ratusan Polisi Siap Kawal Bonek Berunjuk Rasa
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Pedagang Sebut Lokbin Pasar Minggu Sepi karena Lokasi Tak Strategis

Megapolitan
Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Ini Kantong Parkir Penonton Nobar Timnas Indonesia U-23 Vs Irak U-23 di Monas

Megapolitan
Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Golkar Depok Ajukan Ririn Farabi Arafiq untuk Maju Pilkada 2024

Megapolitan
Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Jasad Bayi Tergeletak di Pinggir Tol Jaksel

Megapolitan
Fakta Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang: Korban Disetubuhi lalu Dibunuh oleh Rekan Kerja

Fakta Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper di Cikarang: Korban Disetubuhi lalu Dibunuh oleh Rekan Kerja

Megapolitan
Kronologi Jari Satpam Gereja di Pondok Aren Digigit Sampai Putus, Pelaku Diduga Mabuk

Kronologi Jari Satpam Gereja di Pondok Aren Digigit Sampai Putus, Pelaku Diduga Mabuk

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Ditangkap di Rumah Istrinya

Pembunuh Wanita Dalam Koper Ditangkap di Rumah Istrinya

Megapolitan
DJ East Blake Nekat Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih sebab Tak Terima Diputuskan

DJ East Blake Nekat Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih sebab Tak Terima Diputuskan

Megapolitan
RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP dan Dinas Terkait Dinilai Lalai

RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP dan Dinas Terkait Dinilai Lalai

Megapolitan
7 Tahun Berdiri, Lokasi Binaan Pasar Minggu Kini Sepi Pedagang dan Pembeli

7 Tahun Berdiri, Lokasi Binaan Pasar Minggu Kini Sepi Pedagang dan Pembeli

Megapolitan
Polisi Tangkap DJ East Blake yang Diduga Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih

Polisi Tangkap DJ East Blake yang Diduga Sebar Video dan Foto Mesum Mantan Kekasih

Megapolitan
Pihak Keluarga Bakal Temui Ibu Pengemis Viral yang Paksa Orang Sedekah

Pihak Keluarga Bakal Temui Ibu Pengemis Viral yang Paksa Orang Sedekah

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Setubuhi Korban Sebelum Membunuhnya

Pembunuh Wanita Dalam Koper Setubuhi Korban Sebelum Membunuhnya

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Tak Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Pembunuh Wanita Dalam Koper Tak Dikenakan Pasal Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Tak Sadar Jarinya Digigit sampai Putus, Satpam Gereja: Ada yang Bilang 'Itu Jarinya Buntung'

Tak Sadar Jarinya Digigit sampai Putus, Satpam Gereja: Ada yang Bilang "Itu Jarinya Buntung"

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com