Kamis, 2 Oktober 2014

News / Megapolitan

Jakarta Dilanda Puting Beliung

Selasa, 28 Desember 2010 | 19:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Jakarta, Selasa (28/12/2010) mengakibatkan puluhan pohon dan sejumlah papan reklame bertumbangan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, hujan deras yang sore tadi mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya disertai angin puting beliung. Hal itu disebabkan adanya tekanan udara rendah yang terjadi di Teluk Carpentaria di utara Australia dan menarik masa udara dari barat ke wilayah ibu kota melalui pengunungan Banten.

"Karena hal itu menimbulkan bibit angin puting beliung," ujar Edvin Aldrian, Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara BMKG.

Ditambahkan Edvin, kecepatan angin sendiri mencapai 30 knot atau setara dengan 50 kilometer per jam. Hingga kini, sambungnya, awan Cumulonimbus masih berada di sekitar Laut Jawa, sebelum nantinya menyeberang ke Pulau Sumatera. Diprediksi, potensi hujan disertai angin puting beliung ini masih mungkin terjadi hingga malam Tahun Baru nanti.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, hingga saat ini pohon yang tumbang terjadi di 12 ruas jalan di Jakarta. "Sudah ada beberapa laporan yang masuk soal peristiwa pohon tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang tadi. Tapi berapa banyak pohon yang tumbang, belum bisa dipastikan karena masih dilakukan pengecekan lebih lanjut," kata Chatarina Suryowati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

Ia menjelaskan, pohon yang tumbang antara lain terjadi di Jalan MH Thamrin, Tanahabang, Kampung Sawah, Radio Dalam, Blok M, Jalan Sinabung, Gandaria, Jalan Tendean, Jalan Wijaya, Artha Gading, Srengseng dan Cibubur. "Sampai saat ini kami masih menunggu informasi lain terkait adanya pohon yang tumbang di lokasi lain," ucap Chatarina.

Pohon yang tumbang disebabkan beberapa hal, antara lain karena sempal dan sudah tua. Ia mengimbau, warga yang saat ini masih berada di jalan agar menjauh dari pohon. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan pohon tumbang yang bisa membahayakan keselamatan para warga.

Ia juga meminta warga agar melapor jika mendapati pohon yang dinilai berpotensi tumbang ke Posko Pengaduan Pohon Tumbang dengan nomor telepon 021-53674133 dan Posko Pertamanan di nomor telepon 021-5328454.


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: