Rabu, 30 Juli 2014

News / Megapolitan

Jokowi-Ahok: Jakarta Baru, Kota Modern Yang Tertata

Minggu, 24 Juni 2012 | 12:46 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Gerindra, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama mengusung visi misi berjudul "Jakarta Baru, Kota yang Modern dan Tertata Rapi" pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 ini.

Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan bahwa dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dimiliki Jakarta semestinya perbaikan di semua lini agar Jakarta nyaman ditinggali oleh warganya.

"Dengan APBD yang tinggi harusnya pembangunan secara fisik dan non fisik dapat terlihat. Contohnya busway saja, dalam lima tahun hanya mampu menambah satu koridor. Padahal APBD-nya sangat besar," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, saat penyampaian visi misi di Ruang Paripurna, DPRD DKI, Jakarta, Minggu (24/6/2012).

Ia juga mengungkapkan bahwa jika dirinya dan Basuki terpilih maka nantinya akan ditaambah 1.000 unit bus Transjakarta. Hal itu merupakan langkah penambahan angkutan umum sejalan dengan program penataan transportasi move people not cars yang diusungnya.

"Kami juga akan menjadikan tata ruang yang terpadu dengan transportasi. Tidak hanya itu, kami juga akan teruskan monorail," ujar Jokowi.

Bahkan ia memiliki gagasan untuk mendirikan Jabodetabek Transportation Authority yang nantinya dapat menjadi wadah bagi Jakarta dan daerah penyangga untuk bekerja sama merumuskan sistem transportasi yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.

Selanjutnya untuk penanganan banjir, ia akan melanjutkan program Banjir Kanal Timur. Tidak hanya itu, ia juga akan merevitalisasi situ-situ yang terbengkalai dan membangun polder di setiap kecamatan dan kelurahan.

"Pembangunan polder di setiap kecamatan dan kelurahan harus diwujudkan. Kalau tidak ada lahan, ya dapat dibebaskan lahannya. Kemudian ada juga revitalisasi situ-situ," jelas Jokowi.

Jokowi yang didampingi oleh Basuki saat menyampaikan visi misinya tidak lupa menunjukkan kartu Jakarta Sehat dan Jakarta Pintar yang menjadi andalannya. Seperti diketahui, kartu Jakarta Sehat akan difungsikan menggantikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga miskin yang butuh pelayanan kesehatan. Sementara kartu Jakarta Pintar diperuntukkan bagi siswa Jakarta yang kurang mampu agar tetap dapat bersekolah.

"Jadi tidak ada lagi cerita ngurus SKTM itu ribet. Tidak ada lagi juga cerita rapor siswa tidak bisa diambil karena belum bayar sekolah," tegas Jokowi.

Selain itu, ia juga memaparkan penataan masalah pemukiman dengan menggagas perencanaan pemukiman dan perkantoran yang berjarak dekat sehingga para pekerja tidak perlu jauh-jauh beranjak dari kota mitra seperti Bekasi, Depok, Tangerang, untuk menuju Jakarta.

"Jadi akan disediakan apartemen atau rusun yang murah bagi para pekerja. Untuk PKL, akan direlokasi kalau perlu bangun mal untuk PKL," ungkapnya. "Yang penting segera eksekusi, segera laksanakan, kawal sesuai target dan selesaikan," tandasnya.


Penulis: Riana Afifah
Editor : Tri Wahono