Video Ceramah SARA Rhoma Irama Dikantongi Panwaslu - Kompas.com

Video Ceramah SARA Rhoma Irama Dikantongi Panwaslu

Kurnia Sari Aziza, Kurnia Sari Aziza
Kompas.com - 01/08/2012, 13:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Panwaslu akhirnya mendapatkan bukti video ceramah yang diduga berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang dilakukan oleh penyanyi dangdut Rhoma Irama. Video Rhoma yang juga tim kampanye pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, itu berdurasi 7 menit.

"Untuk kasus Rhoma Irama, proses pertama kami akan melengkapi bukti permulaan yang cukup. Kami juga sudah mendapatkan video berdurasi 7 menit yang sudah kami miliki," kata Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah di Jakarta, Rabu (1/8/2012).

Menurut Ramdansyah, Panwaslu mendapatkan video SARA tersebut dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah DKI Jakarta.

"Atas video tersebut, sebelumnya kami meminta video kepada KPID dengan cara bersurat untuk mendapatkan video dari lembaga pengawas penyiaran tersebut," ujar Ramdansyah.

Setelah bukti-bukti itu terkumpul, lanjut dia, Panwaslu kini sedang mencari saksi-saksi yang menyaksikan langsung ceramah si Raja Dangdut yang berbau SARA itu.

"Kemudian, kami akan gelar perkara untuk merekonstruksi kejadian dan untuk melengkapi fakta, terlapor akan kami panggil," kata Ramdansyah.

Jika terbukti Rhoma Irama melakukan pelanggaran, ia akan dikenai sanksi. Pelanggaran yang akan dikenai kepada Rhoma adalah yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Pasal 116 Ayat 1 kampanye di luar jadwal, sanksi Pasal 116 Ayat 2 larangan menghasut menghina seseorang SARA dan Pasal 116 Ayat 3 larangan menggunakan tempat ibadah.

"Semua ancaman tersebut pidana dan denda," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Rhoma Irama, menuturkan kampanye yang mengusung SARA dibenarkan. Hal itu disampaikannya saat memberikan ceramah tarawih di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (29/7/2012).

"Di dalam mengampanyekan sesuatu, SARA itu dibenarkan. Sekarang kita sudah hidup di zaman keterbukaan dan demokrasi, masyarakat harus mengetahui siapa calon pemimpin mereka," kata Rhoma Irama.

Dalam ceramahnya, ia juga mengimbau para jamaah untuk memilih pemimpin yang seiman. "Islam itu agama yang sempurna, memilih pemimpin bukan hanya soal politik, tapi juga ibadah. Pilihlah yang seiman dengan mayoritas masyarakat Jakarta," ujar Rhoma.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisKurnia Sari Aziza, Kurnia Sari Aziza
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Terkini Lainnya

    Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan 'Feeder' Lewati Jalan Ini

    Pelarangan Motor Diperluas, Transjakarta Siapkan "Feeder" Lewati Jalan Ini

    Megapolitan
    Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

    Panik Usai Seruduk Motor, Sopir Fortuner Tabrak 2 Pemotor Lain hingga Tewas

    Regional
    Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

    Pengacara Destiara Bawa Bukti Baru soal Laporannya terhadap Wali Kota Kendari Terpilih

    Megapolitan
    Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

    Jusuf Kalla: Tak Mungkin Ada Dua Cagub Golkar di Pilkada Jabar

    Nasional
    Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

    Baru Bebas, Aman Abdurrahman Kembali Jadi Tersangka Terkait Bom Thamrin

    Nasional
    Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

    Tertibkan Bangunan, Satpol PP Temukan Kondom Berserakkan di Objek Wisata

    Regional
    Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

    Dari Mana Sumber Dana First Travel Berangkatkan Umrah Seluruh Jemaah?

    Megapolitan
    Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

    Ganjar Pranowo: Selama Ini Saya Nyaman dengan Pak Heru...

    Regional
    Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

    Mereka yang Rela Tinggalkan Pekerjaan demi Laga Timnas Indonesia Vs Vietnam

    Regional
    Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

    Ratusan Penerbangan Dibatalkan Saat Topan Hato Dekati Hongkong

    Internasional
    Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

    Soal Pilpres, Zulkifli Hasan Tak Bermimpi Jadi Capres atau Cawapres

    Nasional
    Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

    Setelah di SPMN 13, PDAM Kota Tangerang Akan Pasang Keran Air Siap Minum di Sekolah Lain

    Megapolitan
    Hadapi Kekeringan, Ganjar Minta Masyarakat Menabung Air

    Hadapi Kekeringan, Ganjar Minta Masyarakat Menabung Air

    Regional
    Pemuda Memerkosa Murid SMP dengan Iming-iming Sepatu Baru

    Pemuda Memerkosa Murid SMP dengan Iming-iming Sepatu Baru

    Megapolitan
    Pemerintah Dukung Segala Upaya Penguatan KPK

    Pemerintah Dukung Segala Upaya Penguatan KPK

    Nasional