Kamis, 24 April 2014

News / Megapolitan

Ahok: Wakil Gubernur Bukan Ban Serep

Minggu, 23 September 2012 | 23:58 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak persepsi orang yang memandang posisi wakil adalah ban cadangan bagi ketua. Namun pendapat tersebut dibantah oleh wakil gubernur Jakarta versi quick count Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

"Yang namanya wakil ya harus tahu diri, tapi kita juga bukan ban serep, kalau kata pak Jokowi, kita ini dynamic duo, tone nya harus satu lebih rendah" ujarnya.

Hal tersebut disampaikannya ketika bertandang kerumah mantan wakil presiden Jusuf Kalla Minggu (23/9/2012) di kawasan Darmawangsa Jakarta Selatan.

Ahok sendiri datang pukul 15.00 WIB. Ahok mengaku kalau kunjungannya adalah untuk meminta saran ketika nanti dia menjadi wakil gubernur Jakarta.

"Saya kesini untuk meminta masukkan dari Pak Kalla mengenai visi misi dan langkah kerja kedepan seperti apa, Pak Kalla juga menasihati yang namanya wakil gubernur jangan melewati gubernur," ujarnya.

Selain itu menurut Ahok, tugas dari seorang wakil gubernur adalah membantu gubernur agar berhasil tidak penting mendapat nama atau tidak.

"Tugas kita kan membuat pak Jokowi berhasil sebagai gubernur. Sekalipun kita tidak dapat nama, yang penting keinginan rakyat tercapai," katanya.

Dalam wawancaranya dengan wartawan, Ahok juga akan mereformasi birokrasi di Jakarta agar tercipta penghematan anggaran sekitar 10 sampai 20 persen.

"Nanti yang pertama akan kita ubah adalah belanja harga satuan unit, misalnya belanja barang, nanti kan kalau bisa kita rubah, seluruh anggaran nanti akan berubah," ujarnya.


Penulis: Luthfie Febrianto
Editor : Benny N Joewono