Proyek Monorel Dipercepat - Kompas.com

Proyek Monorel Dipercepat

Kompas.com - 08/12/2012, 05:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menghendaki agar proyek pembangunan monorel segera dilanjutkan. Proyek monorel yang saat ini mangkrak dinilai tidak baik bagi citra Jakarta.

Dalam rapat koordinasi membahas monorel, Jumat (7/12/2012), Jokowi menerima pemaparan pembangunan monorel dari dua konsorsium, yaitu PT Jakarta Monorail dan PT Adhi Karya. Jokowi meminta agar kedua konsorsium itu bergabung dan bekerja sama membangun monorel di Jakarta.

”Saya ingin agar keduanya bergabung menjadi satu konsorsium agar bisa cepat kerja di lapangan. Dengan satu konsorsium, monorel lebih mudah dikerjakan. Yang rukun gitu, lho,” kata Jokowi, disambut tawa hadirin.

Konsorsium PT Jakarta Monorail merupakan konsorsium lama yang akan membangun monorel di Jakarta. Proyek monorel terhenti pada Oktober 2007 karena PT Jakarta Monorail gagal mendatangkan investor. Selama lima tahun terakhir, PT Jakarta Monorail mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan yang tertarik mendanai monorel dan siap bergabung.

Adapun konsorsium PT Adhi Karya merupakan konsorsium baru yang terdiri atas sejumlah badan usaha milik negara, yaitu PT Adhi Karya, PT Telkom, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Jasa Marga, PT INKA, dan PT Lembaga Elektronika Negara (LEN). Semula PT Adhi Karya juga menjadi bagian konsorsium PT Jakarta Monorail, tetapi keluar dari konsorsium.

”Saya belum bisa memutuskan. Saya beri waktu satu minggu bagi dua pihak untuk bertemu. Atau saya nanti bertemu khusus dengan semuanya. Kami ingin cepat, tapi kalkulasi juga jelas. Jangan sampai mangkrak karena kurang baik bagi citra Jakarta,” ujar Jokowi.

Dalam pemaparannya, Direktur Utama PT Adhi Karya Kiswodarmawan menawarkan pembangunan monorel selama tiga tahun mulai tahun 2013. ”Rolling stock kami tawarkan dengan empat kereta dan enam kereta. Total panjang lintasan 90,65 kilometer. Jalur pertama akan dibangun di Bekasi Timur-Cawang dan Cibubur-Cawang,” katanya.

Jalur kedua akan dibangun di Cawang-Kuningan-Harmoni dan jalur ketiga di Kuningan-Palmerah. Pada tahap kedua, pembangunan jalur kedua dilanjutkan dari Harmoni hingga Ancol. Jalur keempat akan dibangun di Pulogadung-Harmoni-Kalideres.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Monorail Sukmawati Syukur memaparkan jalur blue line dan green line, seperti yang diusulkan sebelumnya.

”Total investasi senilai 725 juta dollar AS untuk pembangunan dalam tiga tahun. Sudah ada studi kelayakan dan tawaran dari beberapa bank. Pada awal operasional, green line dan blue line bisa mengangkut hingga 250.000 penumpang per hari,” katanya menjelaskan.

Direktur Institut Studi Transportasi Darmaningtyas mengatakan, jangan sampai monorel mematikan moda transportasi lain dan bisa terintegrasi dengan angkutan umum yang ada.

Auli Grashinta dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) meminta agar proyek itu juga mengkaji dampak sosial terhadap masyarakat. (FRO)

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLaksono Hari W
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

    Kunjungan Deddy Mizwar Tak Mengubah Sikap Cabut Dukungan Gerindra 

    Regional
    Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

    Sandiaga: Atlet dan Pelatih DKI Akan Terima Honor Sebelum November

    Megapolitan
    Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

    Terobos ke Stasiun Radio, Seorang Pria Tusuk Penyiar di Rusia

    Internasional
    Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

    Menteri Susi Puji Tradisi Sasi dalam Merawat Alam Maluku

    Regional
    Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

    Dramatis, Tim SAR Evakuasi Pria Depresi yang Panjat Pohon Selama 10 Jam

    Regional
    Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

    Bupati Purwakarta dan Ulama Peringati Hari Santri di Bawah Guyuran Hujan

    Regional
    Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

    Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Kecewa terhadap KPK

    Nasional
    Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

    Penyelundupan Ponsel di Rutan Cilodong, Mulai dari Dalam Bra hingga Pembalut

    Megapolitan
    Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko 'Online'

    Jokowi: Kenapa Tidak Ada Fakultas Ekonomi Digital? Jurusannya Toko "Online"

    Nasional
    Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

    Tak Mau Bebani APBD, Sandiaga Ingin Pembangunan dan Perawatan Stadion BMW Pakai Dana Swasta

    Megapolitan
    'Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?'

    "Sampai Kapan Kami Harus Beribadah di Dekat Toilet?"

    Nasional
    Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

    Sandi Mengaku Belum Bahas Janji Lepas Saham Bir Milik Pemprov DKI

    Megapolitan
    Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

    Kapolri Perintahkan Jajarannya Lebih Perhatian pada Masalah Perempuan dan Anak

    Nasional
    Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

    Usai Bunuh Anaknya dengan Diduduki, Seorang Ibu Serahkan Diri ke Polisi

    Regional
    Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja 'Online'

    Jokowi Keceplosan Sebut Iriana Hobi Belanja "Online"

    Nasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM