Rabu, 23 Juli 2014

News / Megapolitan

Anggota Hercules Sempat Menangis Saat Ditangkap

Jumat, 8 Maret 2013 | 21:09 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketegangan terjadi saat penangkapan Hercules Rozario Marcal dan kawan-kawannya di kompleks Perumahan Kebon Jeruk Indah, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/3/29013) petang. Salah seorang anggota kelompok Hercules sempat menangis saat dibekuk polisi.

"Sakit, Pak!" katanya sambil menangis ketika dipaksa tengkurap oleh anggota Resmob Polda Metro Jaya di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, peristiwa ini terjadi saat anggota polisi sedang melakukan apel untuk mencegah aksi premanisme di tempat-tempat umum. Setiap pekan anggota polisi melakukan upacara apel secara berpindah-pindah di tempat yang rentan terjadi aksi premanisme. "Kita mau supaya Jakarta itu zero premanisme," kata Hengki.

Hengki mengungkapkan, aksi premanisme tidak boleh terjadi di tengah masyarakat. Mereka tidak boleh melakukan tindakan yang merugikan warga lain, apalagi hingga mengintimidasi masyarakat yang tinggal di sekitar pertokoan milik PT Tjakra Multi Strategi tersebut.

Pantauan Kompas.com, pada saat penjemputan paksa terjadi, semua anggota kelompok Hercules berada di jalan dekat rumah Hercules. Anggota Resmob Polda Metro datang dan menggelandang anggota Hercules ke jalan tersebut. Setelah itu, mereka ditelungkupkan dan kedua tangan mereka di belakang badan.

Dalam penangkapan itu, Hercules sempat melakukan perlawanan. Ia terlibat cekcok dengan Hengki sehingga Hengki meminta bantuan Resmob Polda Metro Jaya. Hercules akhirnya dijemput paksa dengan diborgol dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya dengan mobil patroli, sedangkan puluhan rekannya diangkut dengan angkutan umum.


Penulis: Alfiyyatur Rohmah
Editor : Laksono Hari W