Sabtu, 23 Agustus 2014

News / Megapolitan

Sebelum Tawarkan Ginjal, Fahmi Pernah Coba Jamkesda dan SKTM

Rabu, 13 Maret 2013 | 08:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Fahmi Rahardiansyah (19), pemuda yang berniat menjual ginjal di Kaskus demi mendapatkan biaya pengobatan untuk ayahnya, pernah mencoba memakai Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan mengajukan surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk bisa merawat ayahnya. Namun, Jamkesda itu diterbitkan di Cianjur, Jawa Barat, sehingga tak bisa dipakai di Tangerang, Banten. Sementara itu, saat menggunakan SKTM, pelayanan buruk yang didapatkan.

"Jamkesdanya kan dari Cianjur. Jadi kalau mau dapat keringanan harus berobat ke Cianjur. Tapi kondisi orang tua saya enggak memungkinkan bolak-balik Cianjur-Balaraja," kata Fahmi di rumahnya, Balaraja, Tangerang, Selasa (13/3/2013). Dia juga bercerita keluarga besarnya pernah berunding untuk merawat ayah Fahmi di Cianjur. Namun, lagi-lagi dengan pertimbangan biaya, rencana itu tak jadi ditempuh.

Fahmi juga pernah mengajukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ke RT, RW, dan Kelurahan setempat. Berbekal kartu itu, dia membawa ayahnya ke rumah sakit. Lebih dari satu jam menunggu, ayahnya tak juga ditangani sementara yang belakangan datang, tetapi bukan "bermodal" SKTM langsung ditangani. "Saya agak kecewa juga orangtua (ayah) saya tidak langsung ditangani, tapi yang bayar bisa dapat penanganan langsung dari RS," ungkapnya.

Kedua pengalaman itulah yang membuat Fahmi memutuskan memberanikan diri menawarkan ginjalnya seharga Rp 50 juta melalui situs Kaskus. Dia berharap uang yang didapat bisa menyembuhkan sakit ayahnya. Bukan baru kali ini Fahmi mencoba mengobati ayahnya. Tabungannya sejak SMA sebanyak Rp 25 juta sudah tandas, dan sepeda motornya pun sudah digadaikan.


Penulis: Alfiyyatur Rohmah
Editor : Palupi Annisa Auliani