Minggu, 21 Desember 2014

News / Megapolitan

Narkoba

Bandar Narkoba Ditembak Mati

Senin, 6 Mei 2013 | 14:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang bandar narkoba akhirnya tewas akibat tertembak polisi yang menangkapnya. Barang bukti yang dimiliki Mikky Yusuf, yang jenazahnya kini di Rumah Sakit RS Polri, adalah delapan gram heroin. Warga menolak mengurus mayatnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, penembakan terhadap bandar narkoba itu dilakukan setelah terjadi pergumulan antara dia dan anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

"Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan, dan terjadilah pergumulan. Tersangka merampas senjata api anggota. Akhirnya dia ditembak oleh anggota yang lain," kata Rikwanto, Senin (6/5/2013) siang.

Peristiwa penangkapan yang berujung dengan perkelahian dan penembakan itu berlangsung di Jalan Flamboyan, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu lalu. Mayat tersangka masih ada di RS Polri karena warga setempat menolak menerima jenazah korban untuk disemayamkan di wilayah mereka. Alasannya, kata Rikwanto, warga tahu Mikky adalah bandar narkoba dan selama ini meresahkan masyarakat.

Istri Mikky meminta Polri untuk mengurus pemakaman jenazah Mikky bersama Pemprov DKI Jakarta.


Penulis: Ratih Prahesti Sudarsono
Editor : Marcus Suprihadi