Kamis, 17 April 2014

News / Megapolitan

Ujian Lurah dan Camat Berikutnya, Tes Manajerial!

Selasa, 7 Mei 2013 | 08:44 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan hari ini, Selasa (7/5/2013), Pemprov DKI menggelar tes kompetensi manajerial seleksi jabatan terbuka camat dan lurah. Tes kompetensi manajerial ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 30 hari, hingga 11 Juni 2013 mendatang.

"Hari ini kita lakukan tes tahap II kompetensi manajerial," kata Made di Balaikota Jakarta.

Made menegaskan, lurah dan camat yang tidak mengikuti tes online kompetensi tahap I dengan surat keterangan yang sah, terutama lurah dan camat definitif, dapat mengikuti tes tahap II. Sebab, tes tahap I dapat digabung pelaksanaannya dengan tahap II. Sedangkan untuk peserta non definitif yang tidak ikut pada tahap pertama, secara otomatis dinyatakan gugur.

"Semuanya ikut, baik calon definitif yang tidak hadir pada tes tahap pertama dengan keterangan maupun tidak ada keterangan boleh ikut," kata Made.

Tes kompetensi manajerial ini meliputi materi SWOT (strength, weakness, opportunity dan Threat), wawancara, psikologi, tulisan kompetensi, serta tes visi dan misi. Untuk lokasi tes kompetensi manajerial tahap II akan dilaksanakan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan dan Balaikota DKI, Jakarta Pusat.

Karena yang mengikuti seleksi terbuka ini mencapai 1.118 orang, maka tes akan dilakukan secara bertahap. Setiap harinya, peserta yang akan diujikan sebanyak 48 orang, dipilih secara acak calon lurah dan camat.

Tes dimulai pukul 08.00 WIB dan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama dengan 24 peserta, mulai pukul 08.00-12.00 WIB dan tahap kedua, dengan 24 peserta lainnya, mulai pukul 13.00 WIB- Maghrib. Dari dua tes ini, akan didapatkan kandidat lurah dan camat untuk DKI Jakarta.

"Untuk wawancara, mereka akan memberi pemaparan di depan juri yang menilai. Tesnya di Balaikota akan dibuka di lantai 2 dan lantai 21, karena takut tidak cukup tempatnya," kata mantan Sekretaris Bappeda itu.


Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Ana Shofiana Syatiri