Sabtu, 25 Februari 2017

Megapolitan

Tanpa Toleransi, Ahok Tetap Tertibkan PKL Tanah Abang selama Ramadhan

Selasa, 23 Juni 2015 | 04:15 WIB
KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, penertiban pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang tetap akan dilakukan meskipun bulan suci Ramadhan dan jelang hari raya Idul Fitri. Basuki mengaku tidak akan memberi toleransi pedagang yang berdagang di pinggir jalan. Pasalnya, keberadaan mereka membuat kawasan Tanah Abang menjadi macet. 

"Enggak ada toleransi mau puasa, mau Lebaran. Karena kebutuhan belanja masyarakat sangat tinggi dan keinginan menyongsong pembeli, pedagang di dalam pasar keluar dan jualan di jalan, harus kami paksa masuk lagi," kata Basuki, di kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2015).

Basuki mengaku telah menginstruksikan Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede untuk menertibkan kawasan Tanah Abang. Ia juga meminta Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat Henry Perez untuk menertibkan parkir liar di kawasan itu. Basuki mengaku telah mendapat jaminan Mangara untuk penjagaan kawasan pusat perbelanjaan terbesar se-Asia Tenggara tersebut. 

Pada kesempatan yang sama, Mangara mengklaim pihaknya terus mengawasi dan menjaga kawasan Tanah Abang. "Wartawan sampai malas liputan ke Tanah Abang, karena kami lakukan penjagaan terus. Ha-ha-ha," kata mantan Sekretaris DPRD itu sambil tertawa.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Kurnia Sari Aziza
Editor : Hindra Liauw