Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hujan Setiap Sore Guyur Jabodetabek, BMKG: Awal Musim Hujan Sudah Terjadi

Kompas.com - 13/12/2019, 07:29 WIB
Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wilayah Jabodetabek dalam seminggu terakhir rutin diguyur hujan pada sore jelang malam hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, awal Desember 2019 atau periode Dasarian 1 Desember merupakan awal terjadinya musim hujan.

"Periode musim hujan di wilayah Jabodetabek tahun 2019-2020 cukup variatif, di mana untuk wilayah Jakarta bagian Utara, Pusat, Barat, dan Timur umumnya masuk pada periode Dasarian I. Desember bisa dibilang sudah memasuki awal musim hujan," ucap Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepufin saat dikonfirmasi, Kamis (12/12/2019).

Berbeda dengan wilayah lainnya, Miming mengatakan bahwa wilayah Jakarta Selatan dan Bogor lebih dahulu memasuki awal musim hujan.

Baca juga: Memasuki Musim Hujan, Penyakit DBD Mulai Muncul di Jakarta Utara

"Sedangkan untuk wilayah selatan Jakarta, musim hujan umumnya sudah masuk sejak bulan November 2019," kata Miming.

Hal ini ditandai dengan lebih banyaknya intesitas hujan turun di Jakarta Selatan ketimbang di daerah lainnya.

Terbukti, hujan dengan intensitas ringan dan lebat dengan angin serta petir kerap melanda wilayah Jakarta Selatan sejak November akhir.

"Kondisi tersebut sudah terlihat di wilayah selatan dimana curah hujan umumnya terjadi dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan sesekali lebat yang disertai petir/kilat dan angin kencang," ucap Miming.

Demi menghadapi peralihan musim, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terkait potensi cuaca ekstrem.

Maayarakat juga diminta untuk mengupdate informasi potensi cuaca ekstrem dari BMKG melalui kanal informasi, guna mengetahui informasi cuaca terkini.

Selain itu masyarakat juga diharapkan masyarakat dapat siap siaga terhadap potensi hujan lebat dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketika Ahok Bicara Solusi Masalah Jakarta hingga Dianggap Sinyal Maju Cagab DKI

Ketika Ahok Bicara Solusi Masalah Jakarta hingga Dianggap Sinyal Maju Cagab DKI

Megapolitan
Kelakuan Pria di Tanah Abang, Kerap Makan di Warteg tapi Bayar Sesukanya Berujung Ditangkap Polisi

Kelakuan Pria di Tanah Abang, Kerap Makan di Warteg tapi Bayar Sesukanya Berujung Ditangkap Polisi

Megapolitan
Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Viral Video Maling Motor Babak Belur Dihajar Massa di Tebet, Polisi Masih Buru Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Personel Gabungan TNI-Polri-Satpol PP-PPSU Diterjunkan Awasi RTH Tubagus Angke dari Prostitusi

Personel Gabungan TNI-Polri-Satpol PP-PPSU Diterjunkan Awasi RTH Tubagus Angke dari Prostitusi

Megapolitan
Tumpahan Oli di Jalan Juanda Depok Rampung Ditangani, Lalu Lintas Kembali Lancar

Tumpahan Oli di Jalan Juanda Depok Rampung Ditangani, Lalu Lintas Kembali Lancar

Megapolitan
Warga Minta Pemerintah Bina Pelaku Prostitusi di RTH Tubagus Angke

Warga Minta Pemerintah Bina Pelaku Prostitusi di RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Jakarta Disebut Jadi Kota Global, Fahira Idris Sebut   Investasi SDM Kunci Utama

Jakarta Disebut Jadi Kota Global, Fahira Idris Sebut Investasi SDM Kunci Utama

Megapolitan
Kilas Balik Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Pernah Lawan Keponakan Prabowo dan Anak Wapres, Kini Potensi Hadapi Kotak Kosong

Kilas Balik Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel, Pernah Lawan Keponakan Prabowo dan Anak Wapres, Kini Potensi Hadapi Kotak Kosong

Megapolitan
Jejak Kekerasan di STIP dalam Kurun Waktu 16 Tahun, Luka Lama yang Tak Kunjung Sembuh...

Jejak Kekerasan di STIP dalam Kurun Waktu 16 Tahun, Luka Lama yang Tak Kunjung Sembuh...

Megapolitan
Makan dan Bayar Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Pria Ini Beraksi Lebih dari Sekali

Makan dan Bayar Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Pria Ini Beraksi Lebih dari Sekali

Megapolitan
Cerita Pelayan Warteg di Tanah Abang Sering Dihampiri Pembeli yang Bayar Sesukanya

Cerita Pelayan Warteg di Tanah Abang Sering Dihampiri Pembeli yang Bayar Sesukanya

Megapolitan
Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP DKI Dirikan Tiga Posko di RTH Tubagus Angke

Cegah Praktik Prostitusi, Satpol PP DKI Dirikan Tiga Posko di RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Oli Tumpah Bikin Jalan Juanda Depok Macet Pagi Ini

Oli Tumpah Bikin Jalan Juanda Depok Macet Pagi Ini

Megapolitan
RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Komisi D DPRD DKI: Petugas Tak Boleh Kalah oleh Preman

RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi, Komisi D DPRD DKI: Petugas Tak Boleh Kalah oleh Preman

Megapolitan
DPRD DKI Minta Warga Ikut Bantu Jaga RTH Tubagus Angke

DPRD DKI Minta Warga Ikut Bantu Jaga RTH Tubagus Angke

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com