Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Marcello David Jajal Simulator Balap Formula E, Tak Puas Cuma Sekali Main...

Kompas.com - 03/06/2023, 11:02 WIB
Muhammad Naufal,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta 2023 menyediakan gim simulator balap (racing simulator) yang terletak di Mal Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.

Marcello David (17) merupakan salah satu penonton Formula E 2023 yang sempat bermain gim simulator balap itu pada Sabtu (3/6/2023).

"Tadi saya habis nyobain simulator dari Formula E sama teman" ucapnya, ditemui usai bermain simulator balap, Sabtu.

Marcello mengaku, untuk mengikuti gim simulator balap itu, dia tidak mengeluarkan biaya sepeser pun.

Baca juga: Seru! Ada Simulator Balap Mobil Gratis di Arena Formula E

Pria asal Jakarta itu pun mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk mengantre.

Sebab, Marcello mendatangi area simulator balap saat masih pagi atau sekitar pukul 09.20 WIB.

"Ini (racing simulator) sih gratis. Tadi pas dateng, masih cukup kosong, jadi langsung (main)," urainya.

Marcello menyampaikan, saat bermain simulator balap, ia membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

Dalam waktu 10 menit itu, Marcello mampu menyelesaikan hingga lima lap/putaran.

Kata Marcello, dari lima lap, putaran tercepatnya mencapai sekitar 96 detik atau 1 menit 36 detik.

Dalam kesempatan itu, ia mengaku hendak kembali mencoba bermain simulator balap.

"Tadi belum dapat feel-nya (balapan). Nanti mau mencoba lagi kalau antreannya enggak ramai," sebutnya.

"Setelah ini rencananya mau ke fan store-nya, rencananya mau beli (merchandise)," lanjut Marcello.

Baca juga: Cerita Raihan Rogoh Rp 10 Juta untuk Saksikan Formula E: Tak Mau Gagal Nonton Lagi...

Berdasarkan pantauan Kompas.com, racing simulator ini terletak di lantai satu Mal Beach City.

Dari pintu masuk mal, pengunjung bisa langsung belok kiri atau menuju arah Media Centre untuk menuju racing simulator.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Sosok Dimas Aditya Korban Kecelakaan Bus Ciater Dikenal Tak Mudah Marah

Sosok Dimas Aditya Korban Kecelakaan Bus Ciater Dikenal Tak Mudah Marah

Megapolitan
Dua Truk TNI Disebut Menerobos CFD Jakarta, Ini Klarifikasi Kapendam Jaya

Dua Truk TNI Disebut Menerobos CFD Jakarta, Ini Klarifikasi Kapendam Jaya

Megapolitan
Diiringi Isak Tangis, 6 Korban Kecelakaan Bus Ciater Dimakamkan di TPU Parung Bingung

Diiringi Isak Tangis, 6 Korban Kecelakaan Bus Ciater Dimakamkan di TPU Parung Bingung

Megapolitan
Titik Terang Kasus Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang: Terduga Pelaku Ditangkap, Identitas Korban Diketahui

Titik Terang Kasus Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang: Terduga Pelaku Ditangkap, Identitas Korban Diketahui

Megapolitan
3 Pelajar SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus Dishalatkan di Musala Al Kautsar Depok

3 Pelajar SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus Dishalatkan di Musala Al Kautsar Depok

Megapolitan
Isak Tangis Iringi Kedatangan 3 Jenazah Korban Kecelakaan Bus Ciater: Enggak Nyangka, Pulang-pulang Meninggal...

Isak Tangis Iringi Kedatangan 3 Jenazah Korban Kecelakaan Bus Ciater: Enggak Nyangka, Pulang-pulang Meninggal...

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pria Dalam Sarung di Pamulang Ditangkap

Terduga Pembunuh Pria Dalam Sarung di Pamulang Ditangkap

Megapolitan
Pemprov DKI Lepas Ratusan Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Jakarta

Pemprov DKI Lepas Ratusan Jemaah Haji Kloter Pertama Asal Jakarta

Megapolitan
Pesan Terakhir Guru SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus di Ciater Subang

Pesan Terakhir Guru SMK Lingga Kencana Korban Kecelakaan Bus di Ciater Subang

Megapolitan
Gratis Untuk Anak Pejuang Kanker, Begini Syarat Menginap di 'Rumah Anyo'

Gratis Untuk Anak Pejuang Kanker, Begini Syarat Menginap di 'Rumah Anyo'

Megapolitan
Gelar 'Napak Reformasi', Komnas Perempuan Ajak Masyarakat Mengingat Tragedi 12 Mei 1998

Gelar "Napak Reformasi", Komnas Perempuan Ajak Masyarakat Mengingat Tragedi 12 Mei 1998

Megapolitan
Jatuh Bangun Pinta Mendirikan 'Rumah Anyo' Demi Selamatkan Para Anak Pejuang Kanker

Jatuh Bangun Pinta Mendirikan 'Rumah Anyo' Demi Selamatkan Para Anak Pejuang Kanker

Megapolitan
Saat Epy Kusnandar Ditangkap karena Narkoba, Diam Seribu Bahasa

Saat Epy Kusnandar Ditangkap karena Narkoba, Diam Seribu Bahasa

Megapolitan
Misteri Mayat Pria Terbungkus Sarung di Pamulang, Diduga Dibunuh Lalu Dibuang

Misteri Mayat Pria Terbungkus Sarung di Pamulang, Diduga Dibunuh Lalu Dibuang

Megapolitan
Pelajar SMK Lingga yang Selamat dari Kecelakaan Tiba di Depok, Disambut Tangis Orangtua

Pelajar SMK Lingga yang Selamat dari Kecelakaan Tiba di Depok, Disambut Tangis Orangtua

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com