Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jarang Terlihat di Gedung DPRD, ke Mana Lulung?

Kompas.com - 23/09/2015, 13:35 WIB
Jessi Carina

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Sudah sekitar dua bulan ini Wakil Ketua DPRD DKI Abraham "Lulung" Lunggana jarang terlihat di kantornya di Gedung DPRD DKI.

Ia juga tidak menghadiri beberapa sidang paripurna. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun tidak terlihat mengikuti kegiatan saat masa reses.

Saat ini, DPRD DKI juga sedang sibuk melakukan rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Sementara (KUA-PPAS) 2016 dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi DKI.

Namun, Lulung tidak pernah hadir dalam satu pun rapat tersebut. Ke mana dia?

"Aku ini sekarang lagi sibuk keliling-keliling saja, makanya jarang ke DPRD," ujar Lulung ketika dihubungi, Rabu (23/9/2015).

Lulung mengatakan, kegiatan tersebut dia lakukan untuk lebih mengetahui permasalahan yang dialami masyarakat Jakarta. Ia pun akan memberi masukan kepada anggota DPRD DKI lain untuk membahas masalah yang dia temukan dengan Pemprov DKI.

Selama berkeliling, Lulung mengatakan, salah satu permasalahan yang banyak dikeluhkan warga adalah masalah kesehatan. Dia mengatakan, pelayanan BPJS Kesehatan untuk masyarakat Jakarta saat ini belum baik.

"Pelayanannya masih kurang dan lambat. Fasilitasnya juga belum baik. Masyarakat banyak mengadu hal itu kepada saya. Keponakan saya saja meninggal karena lambatnya pelayanan," ujar Lulung.

Lulung menambahkan, dia sempat sibuk karena mengurus istrinya yang sedang dirawat di rumah sakit. Meski demikian, Lulung menjamin tugas-tugasnya sebagai anggota Dewan tidak akan terbengkalai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ragam Respons Jukir Liar Saat Ditertibkan, Ada yang Pasrah dan Mengaku Setor ke Ormas

Ragam Respons Jukir Liar Saat Ditertibkan, Ada yang Pasrah dan Mengaku Setor ke Ormas

Megapolitan
Siang Ini, Kondisi Lalu Lintas di Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Tak Lagi Macet

Siang Ini, Kondisi Lalu Lintas di Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Tak Lagi Macet

Megapolitan
Cara Lihat Live Tracking Bus Transjakarta di Google Maps

Cara Lihat Live Tracking Bus Transjakarta di Google Maps

Megapolitan
Larangan 'Study Tour' ke Luar Kota Berisiko Tinggi, Tuai Pro Kontra Orangtua Murid

Larangan "Study Tour" ke Luar Kota Berisiko Tinggi, Tuai Pro Kontra Orangtua Murid

Megapolitan
Dalam 5 Bulan, Polisi Sita 49,8 Kg Sabu dari 12 Tersangka

Dalam 5 Bulan, Polisi Sita 49,8 Kg Sabu dari 12 Tersangka

Megapolitan
Casis Bintara Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk, Jari Kelingkingnya Nyaris Putus

Casis Bintara Jadi Korban Begal di Kebon Jeruk, Jari Kelingkingnya Nyaris Putus

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Siswa SMK Lingga Kencana Berencana Bawa Kasus Donasi Palsu ke Polisi

Keluarga Korban Kecelakaan Siswa SMK Lingga Kencana Berencana Bawa Kasus Donasi Palsu ke Polisi

Megapolitan
Gagal Tes dan Terluka karena Begal, Casis Bintara Ini Tes Ulang Tahun Depan

Gagal Tes dan Terluka karena Begal, Casis Bintara Ini Tes Ulang Tahun Depan

Megapolitan
Indra Mau Tak Mau Jadi Jukir Liar, Tak Tamat SMP dan Pernah Tertipu Lowongan Kerja

Indra Mau Tak Mau Jadi Jukir Liar, Tak Tamat SMP dan Pernah Tertipu Lowongan Kerja

Megapolitan
Casis Bintara Dibegal Saat Berangkat Psikotes, Sempat Duel hingga Dibacok di Tangan dan Kaki

Casis Bintara Dibegal Saat Berangkat Psikotes, Sempat Duel hingga Dibacok di Tangan dan Kaki

Megapolitan
Potensi Konflik Horizontal di Pilkada Bogor, Bawaslu: Kerawanan Lebih Tinggi dari Pemilu

Potensi Konflik Horizontal di Pilkada Bogor, Bawaslu: Kerawanan Lebih Tinggi dari Pemilu

Megapolitan
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria di Kali Sodong Pulogadung

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria di Kali Sodong Pulogadung

Megapolitan
Ladang Uang di Persimpangan Cakung-Cilincing, Dinikmati 'Pak Ogah' hingga Oknum Polisi

Ladang Uang di Persimpangan Cakung-Cilincing, Dinikmati "Pak Ogah" hingga Oknum Polisi

Megapolitan
Jelang Pilkada, Bawaslu Kota Bogor Imbau ASN Jaga Netralitas

Jelang Pilkada, Bawaslu Kota Bogor Imbau ASN Jaga Netralitas

Megapolitan
Ada Donasi Palsu Korban Kecelakaan Siswa SMK Lingga Kencana, Keluarga: Kayaknya Orang 'Random'

Ada Donasi Palsu Korban Kecelakaan Siswa SMK Lingga Kencana, Keluarga: Kayaknya Orang "Random"

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com