Salin Artikel

Modus Baru Peredaran Narkoba Ditemukan Saat Operasi Nila Jaya 2017

"Untuk kasusnya sendiri ada peningkatan 25 persen dibandingkan operasi Nila Jaya 2016," kata Suwondo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/11/2017).

Perbedaan lainnya, lanjut Suwondo, terletak pada modus peredaran narkoba. Menurut dia, ada modus yang digunakan pada tahun ini, tetapi tidak digunakan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Modus baru ada, yaitu adanya gudang berjalan. Kan dulu gudangnya ini menetap, sehingga mudah untuk dideteksi dan dijaga. Nah itu berjalan dan dari gudang berjalan itu kami dapatkan 17 kilogram narkoba," imbuhnya.

Untuk negara pemasok narkoba, Suwondo mengatakan tidak ada negara baru yang terdeteksi dalam operasi Nila Jaya tahun ini. "Kalau untuk negara pemasok masih China dan Taiwan," ujar dia.

Operasi Nila Jaya 2017 dilaksanakan selama 15 hari sejak 15 November hingga 29 November 2017. Selama dua minggu melakukan operasi, 353 orang diamankan oleh polisi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Saya sampaikan untuk jumlah laporan selama 15 hari operasi Nila Jaya 2017 ada 291 kasus di mana melakukan penangkapan 353 orang yang terdiri dari 26 orang bandar, 293 pengedar, 88 pemakai," kata Suwondo.

Ia menambahkan, para tersangka ditangkap di 41 lokasi rawan peredaran narkoba yang menjadi area operasi. Rinciannya adalah 29 permukiman dan 12 tempat hiburan.

Dari operasi tersebut, polisi mengamankan beberapa barang bukti narkoba mulai dari sabu hingga tembakau gorilla.

"Total barang bukti yang kami sita antara lain 29,94 kilogram sabu, 72,19 kilogram ganja, 17.100 butir ekstasi, 28,51 gram heroin, 600 butir pil happy five, dan 11,83 kilogram tembakau gorilla," kata Suwondo.

https://megapolitan.kompas.com/read/2017/11/30/17094391/modus-baru-peredaran-narkoba-ditemukan-saat-operasi-nila-jaya-2017

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Vaksin Booster di Bekasi Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Bekasi Juli 2022

Megapolitan
Wagub DKI Imbau Warga Segera Lakukan Vaksinasi 'Booster' Covid-19

Wagub DKI Imbau Warga Segera Lakukan Vaksinasi "Booster" Covid-19

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Timur Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Jakarta Timur Juli 2022

Megapolitan
Lokasi Vaksin Booster di Bogor Juli 2022

Lokasi Vaksin Booster di Bogor Juli 2022

Megapolitan
2.050 Kasus PMK di Provinsi Banten, Terbanyak di Kota Tangerang

2.050 Kasus PMK di Provinsi Banten, Terbanyak di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Tangerang Bakal Ajukan Vaksinasi Hewan Ternak Setelah Idul Adha 1443 H

Pemkot Tangerang Bakal Ajukan Vaksinasi Hewan Ternak Setelah Idul Adha 1443 H

Megapolitan
Rekayasa Lalin di Bundaran HI Akan Dipermanenkan, Jika Dinilai Efektif Kurangi Kepadatan Kendaraan

Rekayasa Lalin di Bundaran HI Akan Dipermanenkan, Jika Dinilai Efektif Kurangi Kepadatan Kendaraan

Megapolitan
DPRD Tangsel Prediksi 8.000 Tenaga Kerja Bakal Diberhentikan Imbas Penghapusan Honorer

DPRD Tangsel Prediksi 8.000 Tenaga Kerja Bakal Diberhentikan Imbas Penghapusan Honorer

Megapolitan
Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Jebolnya Tandon Proyek LRT di Jalan Rasuna Said

Polisi Periksa 6 Saksi Terkait Jebolnya Tandon Proyek LRT di Jalan Rasuna Said

Megapolitan
847 Ternak di Tangerang Terjangkit PMK, 631 di Antaranya Sudah Sembuh

847 Ternak di Tangerang Terjangkit PMK, 631 di Antaranya Sudah Sembuh

Megapolitan
Polisi Buru Penadah Barang Curian dari Pembobolan Rumah Kosong di Cengkareng

Polisi Buru Penadah Barang Curian dari Pembobolan Rumah Kosong di Cengkareng

Megapolitan
80 Ponsel Dicuri di Cengkareng, Polisi: Pelaku Residivis dan Spesialis Rumah Kosong

80 Ponsel Dicuri di Cengkareng, Polisi: Pelaku Residivis dan Spesialis Rumah Kosong

Megapolitan
Dishub DKI Jakarta Ungkap Alasan Uji Coba Rekayasa Lalin di Bundaran HI

Dishub DKI Jakarta Ungkap Alasan Uji Coba Rekayasa Lalin di Bundaran HI

Megapolitan
Mengaku Dianiaya Pacar dan Dipaksa Gugurkan Kandungan, Perempuan Ini Lapor ke Polda Metro Jaya

Mengaku Dianiaya Pacar dan Dipaksa Gugurkan Kandungan, Perempuan Ini Lapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Siswa Kurang Mampu Tak Lolos Sekolah Negeri, Pemkot Depok Siapkan Dana Bantuan Pendidikan untuk Tiap Jenjang

Siswa Kurang Mampu Tak Lolos Sekolah Negeri, Pemkot Depok Siapkan Dana Bantuan Pendidikan untuk Tiap Jenjang

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.