Salin Artikel

Sandiaga Gelar Lokakarya untuk Jelaskan Polemik Rumah DP 0 Rupiah

Padahal, banyak pertanyaan yang dilontarkan awak media terkait program tersebut. Misalnya, apakah ada anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta untuk subsidi DP.

Hari ini, Rabu (14/3/2018), dalam jadwal Sandiaga, ada kegiatan yang diperuntukkan bagi awak media. Kegiatan itu berjudul "Sosialisasi dan Pendalaman Materi kepada Jurnalis tentang Program Hunian DP Rp 0".

Beberapa waktu lalu, Sandiaga menjanjikan membuat sebuah lokakarya tentang DP 0 rupiah. Janji ini terlontar ketika dia menolak menjawab pertanyaan apa pun mengenai program itu.

"Saya mau lakukan workshop. Kami lagi minta waktunya dari teman-teman wartawan kapan," ujar Sandiaga beberapa waktu lalu.

Sandiaga tidak ingin penjelasan mengenai program ini diberikan sepotong-sepotong. Dia juga akan memberikan filosofi mengenai program ini.

"Kami tidak mau memacu dan memicu spekulasi. Kami akan lakukan workshop," katanya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuat Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) untuk program rumah DP 0. Nantinya BLUD ini akan mengatur penjualan rumah sekaligus melakukan seleksi terhadap calon pembeli.

Rencananya BLUD akan dibentuk pada April sambil Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman menyiapkan peraturan gubernurnya.

Sampai saat ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru meresmikan satu rumah susun DP 0 rupiah di Pondok Kelapa.

Setelah itu, perusahaan swasta PT Nusa Kirana mencoba membuat rumah DP 0 rupiah di Rorotan. Namun, belum bisa bekerja sama dengan Pemprov DKI karena tidak menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/03/14/07273281/sandiaga-gelar-lokakarya-untuk-jelaskan-polemik-rumah-dp-0-rupiah

Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke