Salin Artikel

Bawa Anjing Pelacak, BNN Temukan Alat Hisap Sabu di Rusun Pinus Elok

Dari razia tersebut, BNNP menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap sabu yang dibuang pemakainya.

Namun, saat dilakukan penelusuran tidak ditemukan pemilik dari barang bukti tersebut.

BNNP juga membawa K-9 atau anjing pelacak serta beberapa polisi bersenjata untuk melakukan pengeledahan yang dimulai pukul 14.00 tersebut.

Saat dilakukan pengeledahan, K-9 mencium adanya narkoba, sehingga respon dari anjing pelacak tersebut langsung mengiring ke lokasi.

Hasilnya, dari lokasi tersebut ditemukan berupa alat hisap sabu, korek, dan sedotan bekas pakai.

Selain itu, K-9 juga menemukan sejumlah tutup botol yang telah dilubangi, serta beberapa sedotan yang berada di lantai empat rumah susun tersebut.

Saat digeledah, ternyata rusun tersebut telah ditinggal penghuninya.

Usai penyisiran, BNNP juga melakukan test urine kepada warga rusun dan juga para staf pegawai rusun.

Tidak ditemukan adanya indikasi warga maupun pegawai yang positif narkoba.

Kepada Bidang Pemberantasan BNN Provinsi DKI Jakarta AKBP Maria Sorlury mengatakan, penggunaan narkoba disinyalir terjadi di sejumlah rusun di Jakarta. 

"Jadi untuk sore hari ini, semua kami lakukan test urine baik penghuni dan pegawai rusun. Namun belum ditemukan adanya warga yang positif," kata AKBP Maria, Kamis.

Terkait penemuan barang bukti tersebut, lanjut dia, itu merupakan salah satu bukti bahwa tidak menutup kemungkinan peredaran narkoba di rusun. 

"Tadi kami pakai K-9 ke beberapa sudut yang disinyalir adanya narkoba dan tadi kami temukan berapa alat hisap sabu, korek api, dan sedotan seluruhnya adalah bekas pakai. Tapi barang tersebut tidak bertuan, karena mereka ini pintar ketika kami datang mereka kabur terlebih dahulu," ujarnya.

Salah seorang penghuni, Rahmat (38) berharap razia sering dilakukan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini sering dilakukan. Selain memberikan citra rusun yang aman dan bebeas narkoba, setidaknya ini baik untuk anak-anak yang tinggal di lingkungan rumah susun," kata Rahmat.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BNNP Temukan Alat Hisap Sabu Bekas Pakai di Rusun Elok Penggilingan Cakung.

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/07/27/07043411/bawa-anjing-pelacak-bnn-temukan-alat-hisap-sabu-di-rusun-pinus-elok

Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke