Salin Artikel

Alasan Kesehatan dan Umur, Kivlan Zen Ajukan Penangguhan Penahanan

Penasihat hukum Kivlan, Tonin Tachta, menyampaikan permohonan itu usai jaksa membacakan dakwaan terhadap kliennya dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).

"Kami akan mengajukan surat juga kepada Yang Mulia perihal permohonan penangguhan atau pengalihan penahanan selama pemeriksaan pengadilan," ujar Tonin.

Hakim Ketua Haryono meminta surat permohonan penangguhan penahanan itu dibuat dua rangkap. Rangkap kedua untuk jaksa penuntut umum.

"Sementara masih dalam penahanan oleh Majelis," kata Haryono.

Usai sidang, Tonin menyampaikan, penangguhan penahanan diajukan karena Kivlan menderita beberapa penyakit dan mengingat usianya yang sudah 73 tahun. Tonin meminta Majelis Hakim mempertimbangkan kondisi Kivlan.

"Kan enggak ada permasalahan, kenapa enggak ditangguhkan. Alasan kesehatan dan alasan umur. Itu kan kebijaksanaan dari Hakim," tutur Tonin.

Kivlan juga pernah mengajukan penangguhan penahanan saat ditahan oleh polisi. Namun, polisi tidak mengabulkan permohonan itu karena Kivlan dianggap tidak kooperatif.

Kivlan didakwa menguasai senjata api ilegal. Dia disebut menguasai empat pucuk senjata api dan 117 peluru tajam.

Dia didakwa dengan dua dakwaan. Dakwaan pertama, Kivlan dinilai sehingga melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara dakwaan kedua, Kivlan didakwa melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12/drt/1951 juncto Pasal 56 Ayat 1 KUHP.

https://megapolitan.kompas.com/read/2019/09/10/20142071/alasan-kesehatan-dan-umur-kivlan-zen-ajukan-penangguhan-penahanan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Luncurkan Sistem Jakhabitat, Galeri Huni yang Pamerkan Program Rumah DP Rp 0

Anies Luncurkan Sistem Jakhabitat, Galeri Huni yang Pamerkan Program Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Jelang Upacara HUT ke-77 RI, Ruas Jalan di Kawasan Istana Negara Ditutup Mulai Malam Ini

Jelang Upacara HUT ke-77 RI, Ruas Jalan di Kawasan Istana Negara Ditutup Mulai Malam Ini

Megapolitan
Puas Eks ART Divonis 13 Tahun, Keluarga Nirina Zubir Kecewa 3 Notaris Divonis Ringan

Puas Eks ART Divonis 13 Tahun, Keluarga Nirina Zubir Kecewa 3 Notaris Divonis Ringan

Megapolitan
Dinkes DKI Sebut Anak Baru Sembuh Covid-19 Boleh Divaksinasi Campak Rubela

Dinkes DKI Sebut Anak Baru Sembuh Covid-19 Boleh Divaksinasi Campak Rubela

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalan Raya Bogor, Arus Lalu Lintas Arah Jakarta Macet

Pohon Tumbang di Jalan Raya Bogor, Arus Lalu Lintas Arah Jakarta Macet

Megapolitan
3.693 Balita di Kota Depok Mengalami 'Stunting'

3.693 Balita di Kota Depok Mengalami "Stunting"

Megapolitan
Raba Payudara dan Intip Perempuan di Toilet Kafe Kawasan Melawai, Pelaku Mengaku Khilaf

Raba Payudara dan Intip Perempuan di Toilet Kafe Kawasan Melawai, Pelaku Mengaku Khilaf

Megapolitan
Jelang HUT ke-77 RI, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Istana Merdeka

Jelang HUT ke-77 RI, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Istana Merdeka

Megapolitan
PT KAI Keluarkan Surat Peringatan Sebelum Tertibkan Lokalisasi Gunung Antang

PT KAI Keluarkan Surat Peringatan Sebelum Tertibkan Lokalisasi Gunung Antang

Megapolitan
Beraksi di 65 Tempat, 6 Pencuri Sepeda Motor Ditangkap Polisi

Beraksi di 65 Tempat, 6 Pencuri Sepeda Motor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Orang Tua Korban Langsung Lemas dan Menangis Lihat Anaknya Tewas Tertabrak Kereta Bandara

Orang Tua Korban Langsung Lemas dan Menangis Lihat Anaknya Tewas Tertabrak Kereta Bandara

Megapolitan
Ada Proyek MRT Fase 2, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk

Ada Proyek MRT Fase 2, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk

Megapolitan
Tarif Integrasi Transjakarta, MRT dan LRT Dinilai Murah, tapi Belum Bisa Kalahkan Dominasi Sepeda Motor

Tarif Integrasi Transjakarta, MRT dan LRT Dinilai Murah, tapi Belum Bisa Kalahkan Dominasi Sepeda Motor

Megapolitan
Lulu Hypermarket Buka Gerai Baru di Bekasi, Akan Bantu Pasarkan Produk UMKM

Lulu Hypermarket Buka Gerai Baru di Bekasi, Akan Bantu Pasarkan Produk UMKM

Megapolitan
Pemkot Depok Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka HUT Ke-77 RI, 2 di Antaranya Bertugas di Provinsi Jabar

Pemkot Depok Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka HUT Ke-77 RI, 2 di Antaranya Bertugas di Provinsi Jabar

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.