Salin Artikel

Cegah Covid-19, Pemkot Tutup Kelab Malam hingga Tempat Wisata di Bekasi Selama 2 Pekan

Adapun tempat hiburan yang dimaksud ditutup itu yakni kelab malam, cafe, panti pijat, karaoke, musik pop, pub, billiard, sauna, arena bermain anak, tempat wisata, dan balai pertemuan.

Hal itu dilakukan menindaklanjuti keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 400/27/HUKHAM tanggal 13 Maret 2020 serta surat edaran Wali Kota Bekasi tanggal 14 Maret 2020 perihal peningkatan kewaspadaan dan kesiagaan menghadapi covid-19 dan rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda).

“Terrhitung mulai tanggal mulai Jumat, 20 Maret besok hingga 31 Maret 2020 menutup sementara tempat hiburan saudara beserta semua kegiatannya,” ucap Wali Kota Bekasi, Rachmat Effendy melalui surat edarannya, Kamis (19/3/2020).

Pepen, sapaan akrab Rachmat Effendy mengatakan, adanya penutupan sementara tempat hiburan tersebut telah diberitahukan ke pengelola.

Ia berharap pengelola menyampaikan ke karyawannnya demi pencegahan Covid-19.

“Memberikan pemahaman ke seluruh karyawan di lingkungan usaha saudara untuk melaksanakan peraturan dan mengambil langkah terkait pencegahan dan kewaspadaan,” kata Pepen.

Ia mengatakan, tim khusus bernama war-war yang juga akan diterjunkan untuk mensosialisasikan penutupan tempat hiburan tersebut.

Pepen mengatakan, penutupan ini dilakukan sementara hingga situasi kembali aman.

“Penutupannya dilakukan sampai keadaan dan kondisi aman. Yang tim war-war itu nanti tidak berhubungan langsung, dia pakai mic menyampaikan surat edarannya kalau masih ada orang orang yang melakukan, sekarang orang hajatan aja tidak boleh. Maka kita kurangi (social distance), kita terus lakukan sosialisasi,” tutur dia.

Adapun di Bekasi ada 9 kasus positif covid-19.

Selain itu, ada 45 orang yang saat ini dalam pemantauan (ODP).

Kemudian, ada 21 pasien yang saat ini dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/03/19/21470251/cegah-covid-19-pemkot-tutup-kelab-malam-hingga-tempat-wisata-di-bekasi

Terkini Lainnya

Dewan Pertimbangan Jagokan Ahmed Zaki Jadi Bacagub Jakarta dari Golkar

Dewan Pertimbangan Jagokan Ahmed Zaki Jadi Bacagub Jakarta dari Golkar

Megapolitan
Aksi Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Aksi Pejabat Kemenhub Injak Kitab Suci demi Buktikan Tak Selingkuh, Berujung Terjerat Penistaan Agama

Megapolitan
Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Polisi Periksa Pelajar SMP yang Jadi Korban dan Pelaku Perundungan di Bogor

Megapolitan
Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Tangis Haru dan Sujud Syukur Casis Bintara yang Dibegal Usai Diterima Kapolri Jadi Polisi...

Megapolitan
Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Hadiah Sehabis Musibah bagi Satrio, Diterima Jadi Polisi meski Gagal Ujian akibat Dibegal

Megapolitan
Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Nasib Nahas Efendy yang Tewas di Kali Sodong, Diburu Mata Elang dan Dipukuli hingga Tak Berdaya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024 dan Besok: Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER JABODETABEK] Kapolri Beri Hadiah Casis Bintara yang Dibegal dengan Diterima Jadi Polisi | Kilas Balik Kronologi Pembunuhan Vina Cirebon

Megapolitan
Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke