Salin Artikel

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

DEPOK, KOMPAS.com - Jelang Pilkada Depok yang akan diselenggarakan pada Desember 2020 mendatang, partai pendatang baru PSI berencana memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkuat mesin partai di akar rumput.

"Saat ini target Kami sedang dalam pembentukan sampai ke tingkat ranting. Mesin partai," ujar Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Depok Andi Lumban Gaol, Selasa (11/8/2020).

Sebagai partai pendatang baru, pengaruh PSI memang belum seberapa.

Pada Pileg 2019 lalu, PSI hanya sanggup memperoleh satu kursi di DPRD Kota Depok, paling sedikit dibandingkan perolehan kursi partai-partai lain.

Meskipun demikian, Andi optimistis bahwa Pilkada Depok 2020 dapat menjadi kans yang lumayan bagus buat partainya memperkuat pengaruh di level akar rumput.

"Menghadapi pilkada, tujuan kami nanti grassroot bisa maksimal mendukung calon yang kami dukung," kata dia.

"Nanti ketika sudah diputuskan calon yang kami dukung, langsung kami bekerja," tambah Andi.

PSI sendiri saat ini menjajal peruntungan dengan merapat ke koalisi yang dibangun Gerindra-PDI-P, mengusung pasangan kandidat Pradi Supriatna dan Afifah Alia.

PSI Kota Depok telah menyatakan sikap bahwa prioritas mereka dalam Pilkada Depok 2020 nanti ialah mengakhiri hegemoni rezim PKS, lawan kubu Gerindra-PDI-P, yang sudah berkuasa 15 tahun di Depok.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/08/12/11081661/pilkada-depok-psi-manfaatkan-kesempatan-untuk-perkuat-mesin-partai

Terkini Lainnya

Penanganan Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Lambat, Pelaku Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

Penanganan Kasus Pemerkosaan Remaja di Tangsel Lambat, Pelaku Dikhawatirkan Ulangi Perbuatan

Megapolitan
Pendaftaran PPDB Jakarta Dibuka 10 Juni, Ini Jumlah Daya Tampung Siswa Baru SD hingga SMA

Pendaftaran PPDB Jakarta Dibuka 10 Juni, Ini Jumlah Daya Tampung Siswa Baru SD hingga SMA

Megapolitan
Kasus Perundungan Siswi SMP di Bogor, Polisi Upayakan Diversi

Kasus Perundungan Siswi SMP di Bogor, Polisi Upayakan Diversi

Megapolitan
Disdik DKI Akui Kuota Sekolah Negeri di Jakarta Masih Terbatas, Janji Bangun Sekolah Baru

Disdik DKI Akui Kuota Sekolah Negeri di Jakarta Masih Terbatas, Janji Bangun Sekolah Baru

Megapolitan
Polisi Gadungan yang Palak Warga di Jaktim dan Jaksel Positif Sabu

Polisi Gadungan yang Palak Warga di Jaktim dan Jaksel Positif Sabu

Megapolitan
Kondisi Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah Sudah Bisa Berkomunikasi

Kondisi Siswa SMP di Jaksel yang Lompat dari Lantai 3 Gedung Sekolah Sudah Bisa Berkomunikasi

Megapolitan
Polisi Gadungan di Jaktim Palak Pedagang dan Warga Selama 4 Tahun, Raup Rp 3 Juta per Bulan

Polisi Gadungan di Jaktim Palak Pedagang dan Warga Selama 4 Tahun, Raup Rp 3 Juta per Bulan

Megapolitan
Pelajar dari Keluarga Tak Mampu Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis Lewat PPDB Bersama

Pelajar dari Keluarga Tak Mampu Bisa Masuk Sekolah Swasta Gratis Lewat PPDB Bersama

Megapolitan
Dua Wilayah di Kota Bogor Jadi 'Pilot Project' Kawasan Tanpa Kabel Udara

Dua Wilayah di Kota Bogor Jadi "Pilot Project" Kawasan Tanpa Kabel Udara

Megapolitan
Keluarga Korban Begal Bermodus 'Debt Collector' Minta Hasil Otopsi Segera Keluar

Keluarga Korban Begal Bermodus "Debt Collector" Minta Hasil Otopsi Segera Keluar

Megapolitan
Masih di Bawah Umur, Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bogor Tak Ditahan

Masih di Bawah Umur, Pelaku Perundungan Siswi SMP di Bogor Tak Ditahan

Megapolitan
Polisi Gadungan di Jaktim Tipu Keluarga Istri Kedua Supaya Bisa Menikah

Polisi Gadungan di Jaktim Tipu Keluarga Istri Kedua Supaya Bisa Menikah

Megapolitan
Ini Berkas yang Harus Disiapkan untuk Ajukan Uji Kelayakan Kendaraan 'Study Tour'

Ini Berkas yang Harus Disiapkan untuk Ajukan Uji Kelayakan Kendaraan "Study Tour"

Megapolitan
Siswa SMP Lompat dari Gedung Sekolah, Polisi: Frustasi, Ingin Bunuh Diri

Siswa SMP Lompat dari Gedung Sekolah, Polisi: Frustasi, Ingin Bunuh Diri

Megapolitan
5 Tahun Diberi Harapan Palsu, Sopir Angkot di Jakut Minta Segera Diajak Gabung ke Jaklingko

5 Tahun Diberi Harapan Palsu, Sopir Angkot di Jakut Minta Segera Diajak Gabung ke Jaklingko

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke