Salin Artikel

2 Tempat Makan di Kembangan Ditutup Sementara karena Langgar Protokol Kesehatan

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak dua tempat makan di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, ditutup selama 1x24 jam oleh Satpol PP Jakarta Barat karena tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19, pada Kamis (7/1/2021).

"Ada dua tempat makan yang tidak menerapkan protokol kesehatan," kata Kasi PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Barat Ivand Sigiro kepada wartawan, Kamis.

Tempat makan pertama yang disegel Satpol PP berlokasi di Jalan Taman Aries Utama Raya, Kembangan.

Di sana, ditemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan.

"Pertama, tidak melakukan pembatasan interaksi fisik dengan rentang jarak paling sedikit satu meter antarpengunjung. Lalu, tidak memasang informasi jumlah kapasitas pengunjung," ujar Ivand.

Tak hanya itu, tempat makan tersebut juga tidak membuat dan mengumumkan pakta integritas dan protokol pencegahan Covid-19.

Pelanggaran protokol kesehatan di tempat makan juga ditemukan di salah satu kafe di Jalan Pesanggrahan, Kembangan.

"Sama, di sana tidak menjaga jarak antarpengunjung, tidak memasang informasi jumlah kapasitas pengunjung, tidak mengumumkan pakta integritas dan protkol pencegahan Covid-19," ujar Ivand.

"Lalu, mereka juga tidak melakukan pendataan pengunjung di warung makan atau restoran guna kebutuhan penyelidikan epidemiolog apabila ditemukan kasus terkonfirmasi Covid-19," lanjutnya.

Ivand memastikan bahwa kedua tempat makan tersebut baru diperbolehkan beroperasi jika telah menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Sementara itu, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat memastikan bahwa pihaknya akan tetap melakukan razia guna memastikan protokol kesehatan diterapkan di tempat-tempat usaha di Jakarta Barat.

"Kami terus melakukan penertiban protokol kesehatan di wilayah kami, mulai dari perkantoran sampai rumah makan atau tempat nongkrong," kata Tamo, Kamis.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/01/07/19325141/2-tempat-makan-di-kembangan-ditutup-sementara-karena-langgar-protokol

Terkini Lainnya

Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Kepulauan Seribu, Kaki dalam Kondisi Hancur

Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Kepulauan Seribu, Kaki dalam Kondisi Hancur

Megapolitan
Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Laut Pulau Kotok Kepulauan Seribu

Mayat Laki-laki Mengapung di Perairan Laut Pulau Kotok Kepulauan Seribu

Megapolitan
Tak Lagi Marah-marah, Rosmini Tampak Tenang Saat Ditemui Adiknya di RSJ

Tak Lagi Marah-marah, Rosmini Tampak Tenang Saat Ditemui Adiknya di RSJ

Megapolitan
Motor Tabrak Pejalan Kaki di Kelapa Gading, Penabrak dan Korban Sama-sama Luka

Motor Tabrak Pejalan Kaki di Kelapa Gading, Penabrak dan Korban Sama-sama Luka

Megapolitan
Expander 'Nyemplung' ke Selokan di Kelapa Gading, Pengemudinya Salah Injak Gas

Expander "Nyemplung" ke Selokan di Kelapa Gading, Pengemudinya Salah Injak Gas

Megapolitan
Buntut Bayar Makan Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Buntut Bayar Makan Sesukanya di Warteg Tanah Abang, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Megapolitan
Cegah Praktik Prostitusi di RTH Tubagus Angke, Kini Petugas Patroli Setiap Malam

Cegah Praktik Prostitusi di RTH Tubagus Angke, Kini Petugas Patroli Setiap Malam

Megapolitan
Satu Rumah Warga di Bondongan Bogor Ambruk akibat Longsor

Satu Rumah Warga di Bondongan Bogor Ambruk akibat Longsor

Megapolitan
Taruna STIP Tewas di Tangan Senior Pernah Terjadi pada 2014 dan 2017, Bukti Tradisi Kekerasan Sulit Dihilangkan

Taruna STIP Tewas di Tangan Senior Pernah Terjadi pada 2014 dan 2017, Bukti Tradisi Kekerasan Sulit Dihilangkan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 6 Mei 2024 dan Besok: Pagi Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 6 Mei 2024 dan Besok: Pagi Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas | Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang

[POPULER JABODETABEK] Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas | Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang

Megapolitan
Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Megapolitan
Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Megapolitan
Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Megapolitan
Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke