Salin Artikel

Disenggol Pengendara Tak Dikenal, Pengemudi Motor di Jatiuwung Tangerang Tewas Terlindas

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Gatot Subroto, Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (18/4/2022) malam.

Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polisi Resor (Polres) Metro Tangerang Kota Tangerang Ajun Komisaris AKP Dhanar Dhono berujar, korban tewas berinisial AA.

"Pengendara (AA) meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) dan dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang," ucap Dhanar dalam keterangannya.

Dia menyebutkan, kecelakaan itu bermula saat AA sedang mengendarai motor Yamaha Vixion berpelat nomor BE 3851 WJ di Jalan Raya Gatot Subroto.

Ia menuju arah Jatiwung dari Bitung, Kabupaten Tangerang, saat itu.

Di sebelah kanan AA lalu terdapat dua kendaraan tak dikenali yang hendak menyalipnya.

Dhanar melanjutkan, pada saat yang bersamaan, terdapat satu kendaraan lain yang hendak menyalip AA.

Kendaraan tersebut menyenggol setang motor korban.

"Sehingga, korban oleng dan terjatuh masuk ke kolong salah satu kendaraan tak dikenal. Kepala korban terlindas ban belakang kanan kendaraan tak dikenal tersebut," ujar Dhanar.

AA meninggal di tempat akibat terlindas.

Sementara itu, pengemudi kendaraan yang melindas AA melarikan diri ke arah Jatiuwung.

"AA meninggal di TKP dan jenazahnya dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang," ujar Dhanar.

"Sedangkan pengemudi kendaran tak dikenal melarikan diri ke arah Jatiuwung," sambungnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/04/19/15113701/disenggol-pengendara-tak-dikenal-pengemudi-motor-di-jatiuwung-tangerang

Terkini Lainnya

Razia Dua Warung Kelontong di Bogor, Polisi Sita 28 Miras Campuran

Razia Dua Warung Kelontong di Bogor, Polisi Sita 28 Miras Campuran

Megapolitan
Tanda Tanya Kasus Kematian Akseyna yang Hingga Kini Belum Terungkap

Tanda Tanya Kasus Kematian Akseyna yang Hingga Kini Belum Terungkap

Megapolitan
Pedagang di Sekitar JIExpo Bilang Dapat Untung 50 Persen Lebih Besar Berkat Jakarta Fair

Pedagang di Sekitar JIExpo Bilang Dapat Untung 50 Persen Lebih Besar Berkat Jakarta Fair

Megapolitan
Beginilah Kondisi Terkini Jakarta Fair Kemayoran 2024...

Beginilah Kondisi Terkini Jakarta Fair Kemayoran 2024...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 | Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Minggu

[POPULER JABODETABEK] Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 | Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Minggu

Megapolitan
Diduga Joging Pakai 'Headset', Seorang Pria Tertabrak Kereta di Grogol

Diduga Joging Pakai "Headset", Seorang Pria Tertabrak Kereta di Grogol

Megapolitan
Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Pemeras Ria Ricis Gunakan Rekening Teman untuk Tampung Uang Hasil Pemerasan

Megapolitan
Anies Bakal 'Kembalikan Jakarta ke Relnya', Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Anies Bakal "Kembalikan Jakarta ke Relnya", Pengamat: Secara Tak Langsung Singgung Heru Budi

Megapolitan
Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Pedagang Kerak Telor di PRJ Mengeluh Sepi Pembeli: Dulu Habis 50 Telor, Kemarin Cuma 10

Megapolitan
Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Keluarga Akseyna Minta Polisi Dalami Penulis Lain dalam Surat Wasiat sesuai Analisis Grafolog

Megapolitan
Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Kasus Akseyna Berlanjut, Keluarga Sebut Ada Informasi yang Belum Diterima Penyidik Baru

Megapolitan
SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

SP2HP Kedua Terbit, Keluarga Akseyna: Selama Ini Sering Naik Turun, Pas Ramai Baru Terlihat Pergerakan

Megapolitan
Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Polisi Terbitkan SP2HP Kedua Terkait Kasus Akseyna, Keluarga Berharap Aparat Jaga Momentum

Megapolitan
Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Tak Bisa Biayai Pemakaman, Keluarga Tak Kunjung Ambil Jenazah Pengemis Korban Kebakaran di Pejaten

Megapolitan
Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Keluarga Pengemis Sebatang Kara di Pejaten Barat Lepas Tangan Usai Mendiang Tewas Akibat Kebakaran

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke