Salin Artikel

Strategi Restoran Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih Bertahan di Tengah Kemunculan Banyak Pesaing Baru

Tim Marketing dari NasGorKam BonSir, Ghea, mengungkapkan bahwa strategi yang dipakai adalah dengan melakukan rebranding dari nama usaha mereka.

Merek dagang baru itu kemudian didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual - Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Selain itu, mereka juga melancarkan strategi marketing secara online dengan menyertakan tagar #GueMakanYangAsli.

"Jadi, kami mengantisipasinya itu pakai hashtag #GueMakanYangAsli dan namanya juga disingkat NasGorKam BonSir. Jadi memang ada yang pakai nama Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih, jadi kami singkat saja dan sekarang sudah menjadi hak paten," ucap Ghea kepada Kompas.com, Jumat (9/9/2022).

Ghea menjelaskan bahwa resep khusus yang dibuat oleh restoran NasGorKam BonSir menjadi kunci untuk mempertahankan cita rasa kaya rempah di berbagai menu makanan mereka.

"Resep khusus dibuat oleh owner kami dan susah dikelola hingga saat ini oleh generasi kedua," ujar Ghea.

Meski banyak usaha yang menjual menu nasi goreng kambing serupa, NasGorKam BonSir mengaku punya cita rasa sendiri.

Rempah nan gurih akan langsung terasa ketika sesuap nasi goreng itu masuk ke dalam mulut.

Daging kambing dan emping yang melimpah ketika dipadukan dengan nasi goreng juga menjadi nilai tambah kuliner legendaris di Jakarta tersebut.

"Mengutamakan konsumen adalah tujuan kami. Jadi, semua bahan baku yang digunakan itu memang menggunakan kualitas yang terbaik," ujar Ghea.

NasGorKam Bonsir ini pertama kali muncul pada tahun 1958 dan dijual di gerai kaki lima di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Masih ada hingga saat ini (outlet kaki lima), karena kaki lima adalah outlet pertama," ucapnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/09/09/20061061/strategi-restoran-nasi-goreng-kambing-kebon-sirih-bertahan-di-tengah

Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke