Untuk Kedua Kalinya Car Free Day di Surabaya

Kompas.com - 21/11/2008, 19:00 WIB
Editor

SURABAYA, JUMAT - Car Free Day (Hari Tanpa Kendaraan Bermotor) untuk kedua kalinya akan dilaksanakan di Kota Surabaya pada Minggu (23/11). Kegiatan tersebut sebagai upaya mengurangi tingginya tingkat pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Surabaya, Hari Tjahjono di Surabaya, Jumat (21/11), mengatakan, sejalan dengan perkembangan perekonomian dan meningkatnya sarana transportasi, khususnya kendaraan bermotor yang tidak dibarengi dengan perubahan peningkatan infrastruktur jalan, maka akan sering terjadi kemacetan lalu lintas jalan.

"Pada akhirnya itu dapat mengakibatkan menurunya kualitas udara di Surabaya," katanya.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) melaksanakan kegiatan car free day untuk kedua kalinya, setelah bulan Agustus 2008 lalu.

Kegiatan car free day kali ini akan menutup sepanjang Jalan Raya Darmo mulai dari perempatan Jalan Dr.Sutomo sampai di depan Masjid Al Falah sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.

"Penutupan jalan ini sama dengan car free day yang bulan lalu. Cuma bedanya kalau dulu ditutup pukul 09.00 WIB, namun kali diperpanjang waktunya hingga pukul 10.00 WIB," katanya.

Beberapa kegiatan yang mendukung kegitan tersebut yakni jalan sehat, senam, komunitas sepeda sehat, futsal, sepatu roda, bulu tangkis, skateboard dan lainnya.

Selain itu, kata dia, dalam upaya melestarikan kualitas udara di Kota Surabaya, maka Pemkot Surabaya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi mendukung pelaksanaan program Car Free Day tersebut.

"Kelenggangan Jalan Darmo di pagi hari tersebut sebaiknya dimanfaatkan untuk berolah raga beserta keluarga demi kualitas udara yang sehat dan bersih di kota Surabaya," katanya.

Adapun maksud dari kegiatan tersebut, adalah mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam upaya pengendalian pencemaran udara yang diakibatkan kendaraan bermotor, sehingga terjadi peningkatan kualitas udara yang sehat dan bersih di Kota Surabaya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X