Pelabuhan Merak Dijaga Ratusan Polisi

Kompas.com - 06/09/2009, 12:21 WIB
Editor

CILEGON, KOMPAS.com - Polres Cilegon mengerahkan 279 polisi untuk mengamankan Pelabuhan Merak, Cilegon, selama arus mudik dan 224 polisi lain untuk mengamankan jalur mudik di Cilegon. Wakil Kepala Polres Cilegon Komisaris Muji Supriyadi mengatakan, pengamanan pelabuhan akan dimulai pada Senin (7/9). Tetapi, kekuatan penuh baru akan diturunkan mulai 14 September.

"Untuk Merak saja akan dikerahkan 279 personel yang dibagi dalam dua shift. Dari jumlah itu, 130 personel ikut pengamanan terbuka. Sisanya kami kerahkan untuk pengamanan tertutup," ujarnya di Cilegon, Minggu (6/9).

Polres Cilegon juga mengerahkan 224 personel untuk mengamankan jalur mudik di wilayah Cilegon selain di pelabuhan. Mereka terutama akan siaga di 9 titik rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

"Titik-titik macet terutama di sekitar pintu keluar tol Merak, fly over, dan pintu masuk Merak," ujarnya. Untuk kriminalitas terutama diwaspadai pencopetan saat arus mudik. Ledakan jumlah penumpang di pelabuhan menaikkan potensi pencopetan itu.

"Kalau untuk pembiusan, kami hanya menampung korban yang mungkin berangkat dari Jakarta atau Bekasi," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.