Dilarang Naikkan Tiket

Kompas.com - 03/10/2009, 07:15 WIB
Editor
 

TANGERANG, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan melarang perusahaan penerbangan menaikkan harga tiket tujuan Padang, Sumatera Barat. Maskapai penerbangan seharusnya memberikan bantuan kepada para korban gempa dan keluarganya.

”Kami melarang maskapai menaikkan harga tiket. Seharusnya maskapai memberikan bantuan kepada para korban gempa dan keluarganya,” tutur Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti di posko gempa Padang di Terminal I B Bandar Udara Soekarno-Hatta, Jumat (2/10).

Herry menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Garuda Indonesia yang memberikan diskon 50 persen kepada penumpang ke Padang serta Air Asia dan Batavia Air yang menggratiskan penerbangan ke Padang. Selain tiga maskapai tersebut, Carding Air juga memberikan layanan gratis untuk pengangkutan barang.

Herry berharap maskapai penerbangan lainnya juga bisa memberikan bantuan seperti yang dilakukan perusahaan-perusahaan tersebut. Menurut Herry, maskapai wajib mematuhi penetapan tarif tidak melampaui batas atas tarif yang telah ditetapkan untuk tujuan Padang.

Misalnya, tarif batas atas adalah Rp 906.000. Maka, dengan PPN dan administrasi, harga tiket menjadi Rp 1,03 juta per penumpang.

Dalam tiga hari ini, penumpang tujuan Padang membeludak. Jumlah penumpang ke Padang terlihat lebih banyak dibandingkan dengan penerbangan ke daerah lain.

Melonjak

Akibat permintaan yang melonjak selama tiga hari itu, harga tiket tujuan Jakarta-Padang pun melambung. Apabila di luar musim liburan harga tiket ekonomi Jakarta-Padang rata-rata sebesar Rp 350.000-Rp 500.000, mulai hari Kamis lalu harga naik menjadi Rp 800.000-Rp 1.300.000 per orang.

”Yang ada di kami sekarang tiket Batavia Air dan Lion Air, itu pun untuk keberangkatan hari Minggu (4/10). Harga tiket kelas ekonomi Batavia Rp 1.277.000 per orang dan Lion Rp 1.269.000 per orang. Berangkat pukul 07.00, 12.00, dan 13.00,” kata Eko, petugas penjualan tiket di sebuah agen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

”Saya sudah telepon dan datang ke banyak agen perjalanan, tetapi tiket tujuan Padang habis semua. Rata-rata setiap agen bilang baru ada tempat kosong pada hari Minggu atau Senin. Padahal, saya sudah khawatir sekali, adik saya di Pariaman belum ada kabarnya sampai sekarang,” kata Nurhamidah (37), pemilik kios pakaian di Blok M, Jumat. (PIN/NEL)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.