Ampera Raya Masih Mencekam

Kompas.com - 29/09/2010, 14:02 WIB
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Keadaan di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010), masih mencekam. Seratusan pemuda dari salah satu kelompok yang bertikai masih berjaga-jaga di sekitar pengadilan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com sekitar pukul 13.45, Jalan Ampera Raya masih ditutup. Beberapa orang masih berteriak-teriak sambil membawa parang. Ratusan polisi menutup jalan, tepat di depan pengadilan dan di depan toko Total Buah Segar yang berjarak 200 meter dari pengadilan.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai bentrokan itu. Namun, sekitar empat orang dari salah satu kelompok yang diserang mengalami luka. Dua di antaranya luka parah terkena tembakan dan sabetan parang.

Kepolisian telah menyita beberapa parang dan beberapa selongsong peluru yang ditemukan di lokasi. Ceceran darah dari korban, batu, dan pecahan kaca terlihat di sepanjang Jalan Ampera Raya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

    3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

    Megapolitan
    UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

    UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

    Megapolitan
    [UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

    [UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

    Megapolitan
    Polres Jaksel Tangkap 4 Pengguna Sabu, 3 Orang di Antaranya Pilot

    Polres Jaksel Tangkap 4 Pengguna Sabu, 3 Orang di Antaranya Pilot

    Megapolitan
    Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kota Tangerang Beraksi dengan Modus Tanya Alamat

    Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Kota Tangerang Beraksi dengan Modus Tanya Alamat

    Megapolitan
    Polisi Bubarkan Kerumunan Pelamar Kerja di Kawasan Pasar Kita Pamulang

    Polisi Bubarkan Kerumunan Pelamar Kerja di Kawasan Pasar Kita Pamulang

    Megapolitan
    Reklamasi Ancol Disebut Perluasan Kawasan, Politisi PDI-P: Gubernur Ini Kadang Bersilat Lidah...

    Reklamasi Ancol Disebut Perluasan Kawasan, Politisi PDI-P: Gubernur Ini Kadang Bersilat Lidah...

    Megapolitan
    Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sunter Podomoro Tutup Tiga Hari

    Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Sunter Podomoro Tutup Tiga Hari

    Megapolitan
    Epidemiolog Sebut Jakarta Sedang Menuju Puncak Kedua Kurva Covid-19

    Epidemiolog Sebut Jakarta Sedang Menuju Puncak Kedua Kurva Covid-19

    Megapolitan
    Lacak Kasus Covid-19 di Pabrik Hitachi, 22 Karyawan dan Keluarganya Dinyatakan Negatif

    Lacak Kasus Covid-19 di Pabrik Hitachi, 22 Karyawan dan Keluarganya Dinyatakan Negatif

    Megapolitan
    UPDATE 10 Juli: Bertambah 236, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Mencapai 13.598

    UPDATE 10 Juli: Bertambah 236, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Mencapai 13.598

    Megapolitan
    Editor Metro TV yang Tewas di Tol Pesanggrahan Hilang sejak Tiga Hari Lalu

    Editor Metro TV yang Tewas di Tol Pesanggrahan Hilang sejak Tiga Hari Lalu

    Megapolitan
    Wagub DKI Harap Rumah Sakit Tidak Patok Harga Tinggi untuk Rapid dan Swab Test

    Wagub DKI Harap Rumah Sakit Tidak Patok Harga Tinggi untuk Rapid dan Swab Test

    Megapolitan
    Editor Metro TV Ditemukan Tewas di Pinggir Tol, Sepeda Motor dan Ponsel Tak Hilang

    Editor Metro TV Ditemukan Tewas di Pinggir Tol, Sepeda Motor dan Ponsel Tak Hilang

    Megapolitan
    Wagub Minta Perluasan Ancol Tak Diartikan Reklamasi untuk Kawasan Komersial

    Wagub Minta Perluasan Ancol Tak Diartikan Reklamasi untuk Kawasan Komersial

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X