Wisata ke Mesir Sementara Ditutup

Kompas.com - 08/02/2011, 20:55 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Para pengusaha wisata rohani Islam di Indonesia untuk sementara tidak memasukkan Mesir sebagai tujuan wisata menyusul krisis yang terjadi di negara tersebut. "Memang ada beberapa perubahan sejak terjadinya krisis tersebut dan itu pun bisa diatasi dengan perubahan tempat wisata rohani," kata Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) H Baluki Ahmad di Jakarta, Senin (7/2/2011).

Ditemui di sela pameran "The 2nd Umrah, Hajj, & Tourism International Fair 2011" yang diselenggarakan Himpuh, Bailuki mengatakan, para penyelenggara wisata rohani Islam segera mengubah tujuan wisata begitu terjadi krisis di Mesir.

Beberapa tempat yang menjadi alternatif pengganti adalah ke Jordania dan Palestina. "Perubahan tempat ini juga selalu dikomunikasikan setiap penyelenggara ke mereka yang berminat melakukan wisata rohani," katanya.

Penyelenggara wisata rohani biasanya memasukkan Mesir dalam satu paket perjalanan selain beberapa tujuan wisata lainnya.

Berkaitan dengan pelayanan kepada para wisatawan, lanjutnya, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan memberikan fasilitas terbaik. "Saat ini kami mengundang sekitar 70 pengusaha hotel, agen perjalanan, dan maskapai penerbangan untuk ikut dalam pemeran umrah dan haji," katanya.

Pihaknya berharap terjadi banyak kontrak kerja sama antara anggota Himpuh dan para pemangku kegiatan wisata bagi kaum Muslim yang merupakan paket perjalanan umrah dan haji. Pameran yang akan berlangsung hingga Selasa (8/2/2011) itu akan diakhiri dengan presentasi bisnis dari beberapa pengusaha asal Timur Tengah.

Mengenai kapan wisata umrah mulai diberangkatkan, Bailuki mengatakan, pihaknya berupaya pada Februari ini sudah ada perusahaan yang memberangkatkan wisatawannya meski hingga saat ini pihak Kedutaan Besar Arab Saudi belum membuka layanan visa. "Hingga saat ini, pelayanan visa untuk umrah belum dibuka. Kami juga tidak tahu kenapa karena biasanya sudah dibuka," katanya seraya berharap Kedubes Arab Saudi bisa segera membuka layanan visa umrah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.