Bawa Ribuan Petasan, Tukang Becak Ditangkap

Kompas.com - 06/07/2011, 19:53 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

SURABAYA, KOMPAS.com — Sekitar 2.000 petasan berdiameter 2 sentimeter diamankan petugas Kepolisian Sektor Gubeng saat menggelar razia di Jalan Menur, Surabaya, Jawa Timur.

Petasan itu didapatkan polisi hari Minggu dari Marzuki (50), seorang tukang becak yang biasa mangkal di kawasan Jagir. Polisi menduga kuat petasan itu akan dijual saat bulan puasa yang jatuh pada awal Agustus.

Kepada Marzuki, menurut Kepala Polsek Gubeng Ajun Komisaris Alfian Arrizal, polisi belum menetapkan tersangka sebab Marzuki hanya tukang becak yang dimanfaatkan jasanya untuk mengantarkan barang terlarang dan berbahaya tersebut.

"Menurut keterangan Marzuki, ciri-ciri pemilik petasan antara lain berperawakan tinggi kurus dan berambut lurus," kata Alfian, Rabu (6/7/2011).

Marzuki mendapat penumpang dengan ciri-ciri itu saat mangkal di kawasan Jagir. "Saat itu ada penumpang turun dari kereta api di Stasiun Wonokromo. Dia kemudian meminta saya membawa barang bawaannya ke Jalan Menur. Dia sendiri naik angkutan umum dan membuntuti dari belakang," tuturnya.

Marzuki awalnya mengaku menolak tumpangan barang itu karena khawatir barang berbahaya. Namun, si penumpang terus mendesak dan meyakinkan Marzuki bahwa barang yang minta dibawakan tersebut adalah dompet.

Marzuki ditangkap karena gerak-geriknya saat membawa petasan mengundang kecurigaan polisi yang tengah berpatroli di kawasan itu. "Untuk kepentingan keamanan dan kenyamanan, kami akan memusnahkan seluruh petasan agar tidak beredar di tengah masyarakat dan mengganggu jalannya ibadah puasa," kata Alfian.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Megapolitan
Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Megapolitan
BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

Megapolitan
Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Megapolitan
Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Megapolitan
Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Megapolitan
Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Megapolitan
Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Megapolitan
Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Megapolitan
Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Megapolitan
Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X