Kapolri: Tindak Pelaku Pengeroyokan di SMA 6

Kompas.com - 19/09/2011, 14:51 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, siswa SMAN 6 Jakarta yang diduga melakukan kekerasan terhadap sejumlah wartawan di lingkungan SMAN 6 Jakarta, Senin (19/9/2011), akan diproses secara hukum.

"Pelaku kekerasan akan ditindak, diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kepala Polri kepada para wartawan di Kantor Presiden seusai mengikuti rapat kabinet terbatas bidang politik, hukum, dan keamanan.

Terkait hal ini, Timur mengatakan, kepolisian akan melakukan kerja sama dengan pihak sekolah.

Seperti diwartakan, lima wartawan dikeroyok oleh puluhan pelajar dari SMA Negeri 6 Jakarta, Senin seusai mereka mengikuti ujian. Kelima wartawan menjadi sasaran kebrutalan pelajar tersebut adalah Aldi Gultom dari Rakyat Merdeka Online, Panca dari Media Indonesia, Antonius Tarigan kontributor Metro TV, Riman Wahyudi dari El Shinta dan Septiawan dari Sinar Harapan.

Menurut Aldi, peristiwa terjadi seusai para pelajar SMA Negeri 6 mengikuti ujian, sementara beberapa rekan wartawan sedang melakukan negosiasi terkait kasus pemukulan wartawan Trans7 atas nama Oktaviardi pada Jumat sore (16/9/2011).

"Pas selesai ujian, kita ambil gambar. Awalnya cekcok biasa, kemudian pelajar nantang untuk berkelahi, provokasi selalu datang dari pelajar," kata Aldi.

Aldi mengatakan, yang kena pukul pertama adalah Panca oleh sekitar 20-an pelajar SMA Negeri 6, kemudian dia berusaha melerai untuk menyelamatkan. "Saya mencoba untuk menolong, tapi malah kena sasaran para pelajar, mereka pukul pelipis bagian kiri saya," kata Aldi, sambil menunjukan bekas memar akibat pukulan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Wahyu yang menjadi korban pemukulan bagian belakang kepala dan samping, mengaku masih merasa pusing akibat dipukul puluhan pelajar. "Saat itu, posisi saya terkurung para pelajar langsung memukul dan mengambil barang-barang yang ada di kantong saya," kata Wahyu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.